Ketum PPP: Poros ketiga cuma basa-basi politik

Selasa, 13 Maret 2018 20:28 Reporter : Sania Mashabi
Presiden Jokowi bersama Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketua MUI Maruf Amin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan poros ketiga dalam Pilpres 2019 tidak akan ada. Bahkan dia menganggap wacana poros itu hanya sebagai bentuk basa-basi politik saja.

"Poros ketiga itu tak akan ada, itu hanya bagian dari basa-basi politik yang hampir dipastikan tidak ada," kata Romi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3).

Menurutnya dia hampir pasti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo akan kembali menjadi saingan di Pilpres 2019. Hal itu, kata Romi akan mengulang pertarungan yang sama seperti Pilpres 2014.

"Yang kedua sinyal yang telah terbentuk oleh Partai Demokrat dengan mengundang Pak Jokowi di Rapimnas kemarin itu sudah sangat 90 persen katakanlah mendukung Pak Jokowi kemudian yang ketiga aktor politik tahun 2014 dan 2019 itu masih sama," ungkapnya.

"Parpol itu sudah terbaca dari sikap mereka 2014 hanya Pak SBY saja yang sudah menentukan sikap kalau yang kemaren abstain jadi hanya akan ada dua poros," ucapnya.

Saat ini calon terkuat dalam Pilpres 2019 adalah Jokowi dan Prabowo. Jokowi telah diusung oleh lima partai pendukungnya yakni PDIP, NasDem, Golkar, PPP, dan Hanura.

Sedangkan Prabowo hingga kini belum resmi menyatakan diri akan maju dalam Pilpres mendatang. Namun sebanyak 34 DPD Partai Gerindra sudah menyatakan dukungannya untuk mengusung Prabowo sebagai calon presiden. Partai PKS juga telah menyatakan dirinya akan tetap berkoalisi Gerindra.

Disisi lain ada beberapa partai yang belum menentukan arah dukungan seperti PKB, PAN, dan Demokrat. Tiga partai itu telah menggelar pertemuan untuk membahas poros ketiga. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini