Ketum PPP: Bahasa tubuh JK ingin dorong Anies jadi cawapres

Rabu, 4 Juli 2018 14:42 Reporter : Merdeka
Ketum PPP: Bahasa tubuh JK ingin dorong Anies jadi cawapres anies baswedan. ©2018 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai kedekatan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Gubernur DKI Jakarta di beberapa kesempatan memiliki pesan khusus. Pria yang akrab disapa Rommy ini melihat bahasa tubuh JK menginginkan Anies maju sebagai calon wakil presiden baik untuk Joko Widodo, Prabowo Subianto atau calon dari poros ketiga.

"Kalau dilihat bahasa tubuh yang dikirimkan Pak JK dalam beberapa kesempatan, kan Pak JK lebih kepada mendorong apa namanya Pak Anies sebagai calon wakil presiden," kata Rommy di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (4/7).

Dia mengamati, Gerindra tengah mengupayakan agar Prabowo bisa berdampingan dengan Anies sebagai pasangan capres-cawapres. Tapi, opsi tersebut bisa terwujud asalkan mendapatkan restu dari PKS.

"Dan sebenarnya Gerindra sudah menyuarakan itu, karena Prabowo-Anies dari berbagai survei menurut mereka yang paling layak untuk bisa bertanding dengan Pak Jokowi," ujarnya.

"Problemnya apakah PKS mau? Di sisi lain, PKS mengusulkan Anies-Aher, jadi kalau Anies diangkat silahkan atas nama Gerindra bukan atas nama PKS," sambung Rommy.

Hanya saja, masalah di koalisi Prabowo adalah masih belum jelasnya partai koalisi yang akan dibentuk.

"Karena di Pak Jokowi tidak ada lagi kecukupan partai, karena sudah berlebih. Sementara di Pak Prabowo dia harus ikut keinginan para koalisinya," ucapnya.

Namun, Rommy menganggap peluang mantan Menteri Pendidikan itu sangat tipis untuk diterima menjadi cawapres selain ke PKS. Karena, hampir seluruh partai mempersiapkan kadernya menjadi cawapres.

"Kalau kemudian Pak Prabowo berganti misalnya mencoba menawarkan Prabowo-Anies ke PKB, kan PKB punya Cak Imin. Kalau mencoba menawarkan ke PAN, kan ada Pak Zul, kalau Menawarkan ke Demokrat, Demokrat kan punya AHY," tandas Rommy.

Reporter:Putu Merta Surya Putra

Sumber : Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini