Ketua DPR: TKI ilegal manfaatkan ibadah umroh demi ke Arab Saudi

Kamis, 13 Juni 2013 13:54 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Marzuki Alie. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengamuk dan membakar pelataran kantor Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah. Mereka kesal dengan lambannya kerja petugas KJRI dalam memproses dokumen yang diperlukan sebagai syarat amnesti bagi warga negara yang tinggal tak resmi di sana.

Menurut Ketua DPR Marzuki Alie, TKI ilegal yang masuk ke Arab Saudi biasanya memanfaatkan kegiatan ibadah Umroh. Maka itu, dia meminta pemerintah selektif memeriksa penduduk yang memang benar ingin Umroh atau justru masuk sebagai TKI ilegal.

"Memang Umroh itu salah satu pintu masuk TKI ilegal, banyak juga pintu masuk yang lain, diseleksi baguslah, mana yang ingin benar-benar Umroh, mana yang sebagai pintu masuk TKI," jelas Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/6).

Dia menambahkan, pemerintah tidak bisa serta merta melarang atau mencurigai masyarakat yang hendak mencari peruntungan di negeri lain. Apalagi, kondisi ekonomi dalam negeri tidak memungkinkan untuk mereka mencari pekerjaan yang layak.

"Kita tidak bisa melarang orang mencari penghidupan. Orang di sini enggak ada kerjaan, di sana ada harapan," imbuhnya.

Oleh karena itu, Marzuki meminta agar pemerintah khususnya BNP2TKI memfasilitasi WNI yang hendak bekerja dan mencari peruntungan di negeri orang. Jangan sampai, tambah dia, pemerintah justru menyalahkan para TKI yang mencoba mencari kehidupan lebih baik di luar negeri.

"Artinya harus difasilitasi, di sinilah bagaimana BNP2TKI memfasilitasi. Bagaimana orang ingin kerja keluar negeri dibuka pintu dengan baik, difasilitasi dengan baik, diperlakukan dengan baik, jangan kita menyalahkan, itu enggak baik, karena orang cari makan kok kita halangi," tegas politikus Partai Demokrat itu. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. DPR
  2. TKI Arab Saudi
  3. TKI Ilegal
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.