Ziarah ke makam Marhaen berbaju merah, kode Cak Imin biar diduetkan dengan Jokowi

Selasa, 13 Maret 2018 21:13 Reporter : Aksara Bebey
Ziarah ke makam Marhaen berbaju merah, kode Cak Imin biar diduetkan dengan Jokowi Cak Imin ziarah ke makam Bapak Marhaen. ©2018 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar melakukan ziarah ke makam Bapak Marhaen di Gang Marhaen, Kampung Cipagalo, Kelurahan Mengger, Bandung Kidul, Kota Bandung. Kegiatan itu dilakukan bersama pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat.

Yang menarik adalah pria yang akrab disapa Cak Imin itu memakai baju merah. Cak Imin mengaku busana yang dipakainya adalah simbol 'rayuan' kepada PDIP untuk menyandingkannya bersama Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang.

Meski begitu ia pun menjelaskan bahwa hal itu pun merupakan ekspresi kecintaannya kepada Presiden pertama Soekarno. "Kurang cinta apa kita terhadap Bung Karno sampai simbol merah pun kita gunakan karena kecintaan kita terhadap marhaenisme," ucapnya seusai ziarah, Selasa (13/3).

"Dengan pijakan itu, Insya Allah dapat menyatukan perjuangan kita dengan teman-teman PDI-P, lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa cita-cita PKB sangat sejalan dengan marhaenisme yang dibangun oleh Bung Karno. Jika dipadukan dengan kekuatan santri, maka akan menjadi kekuatan nasional dalam berbagai hal, termasuk ekonomi.

Untuk itu, ia berjanji PKB akan meneruskan cita-cita Bung Karno dengan ideologi marhaenismenya yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Dengan berziarah di sini, kami bertekad untuk meneruskan perjuangan Bung Karno, perjuangan Gus Dur, kiai, ulama dan pejuang bangsa lainnya," terangnya.

Seperti diketahui, Bapak Marhaen adalah seorang petani penggarap yang menjadi inspirasi Presiden RI pertama Soekarno. Marhaen menjadi cikal bakal lahirnya ideologi Marhaenisme yang hingga saat ini masih dianut oleh PDI-P. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini