Kalah populer dari Sandiaga, elektabilitas Ma'ruf Amin diyakini PPP akan terus naik

Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Reporter : Sania Mashabi
Kalah populer dari Sandiaga, elektabilitas Ma'ruf Amin diyakini PPP akan terus naik Maruf Amin di Kantor PBNU. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengakui popularitas bakal calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin belum terlalu besar. Namun dia yakin elektabilitas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu akan terus naik sebagai cawapres dari calon presiden petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya memang KH Ma'ruf Amin awalnya tidak masuk top survei cawapres. Namun ketika dipilih sebagai cawapres kami yakin popularitasnya akan naik," kata Baidowi saat dihubungi merdeka.com, Jumat (24/8).

Pria yang akrab disapa Awiek ini mengakui memang saat ini Jokowilah yang lebih populer. Namun dia yakin, hingga diselenggarakannya Pilpres pada April 2019 mendatang elektabilitas Jokowi-Ma'ruf akan terus menanjak.

"Dengan waktu tujuh bulan ke depan kami yakin pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin akan terus terkerek naik," ucapnya.

Diketahui, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait elektabilitas berdasarkan tingkat pengenalan dan kesukaan bakal calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019. Dari survei tersebut, peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno lebih populer dibandingkan KH Ma'ruf Amin.

"KH Ma'ruf Amin juga masih kalah populer dibanding Sandiaga Uno. Popularitas Sandiaga telah mencapai 73,9 persen sementara 68,7 persen tingkat kesukaan terhadap Sandiaga juga relatif lebih tinggi," kata Adjie di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8). [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini