Kader banyak terjerat korupsi, SBY tegaskan Demokrat tetap dukung KPK

Rabu, 13 September 2017 15:44 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kader banyak terjerat korupsi, SBY tegaskan Demokrat tetap dukung KPK Peringatan HUT Partai Demokrat. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan jajarannya menggelar diskusi bertajuk 'Sistem Integritas Partai Politik' bersama Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan siang ini. Pada kesempatan ini, SBY mengatakan Demokrat mendukung dan menolak segala upaya pelemahan KPK.

"Yang perlu pimpinan KPK ketahui, Demokrat mendukung penuh KPK. Demokrat menolak pelemahan KPK," ujar SBY di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat di Wisma Proklamasi 41, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).

Dia menyindir, ada upaya dari pihak tertentu yang ingin melemahkan KPK. Dan, Partai Demokrat akan melawan dan menolak segala bentuk pelemahan KPK.

"Saya tahu, saya bukan anak kemarin sore dalam dunia politik dan kehidupan bernegara dan pemerintahan. Apa pun alasannya, dalihnya, kalau itu untuk melemahkan KPK, rakyat tahu, kita tahu, dan Demokrat sekali lagi menolak pelemahan KPK," tegasnya.

Meski sejumlah kader Partai Demokrat terjerat korupsi, kata SBY, Demokrat akan tetap konsisten berada di belakang KPK dan memberikan dukungan.

"Apalagi kalau ada yg ingin membekukan dan membubarkan KPK. Meskipun Partai Demorkat kadernya sebagian juga terlibat korupsi tapi kami tetap konsisten ada atau tidak kadernya yang kena kami konsisten tidak akan berubah dalam mendukung KPK," tandasnya.

Lebih lanjut, SBY juga berharap sekaligus mengajak Presiden Joko Widodo, para pemimpin kepala lembaga baik eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk ikut mendukung lembaga antirasuah itu.

Harapan kami ini terbuka semua lembaga negara dan pemerintah di negeri ini harapan saya kepada Presiden Jokowi dan para pemimpin lembaga negara, ketua MPR, ketua DPR, ketua DPD semua dukung lah KPK," ujar SBY.

Lembaga-lembaga penegak hukum seperti KPK, Kepolisian, Kejaksaan Agung juga diminta bisa bekerjasama dan berkolaborasi dengan baik untuk memberantas korupsi. SBY mengingatkan agar ketiga lembaga penegak hukum itu tidak saling bermusuhan satu sama lain.

"KPK, Polri kejaksaan dan pengadilan itu juga bisa berkolaborasi dan semuanya penting, KPK penting, Polri juga penting, kejaksaan juga penting, pengadilan juga penting. Mereka ounya misi yang sama dalam hal ini memberantas korupsi. Rakyat sedih kami sedih kalau maaf kalau satu sama lain tidak klop," tutupnya.

[rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini