Jokowi: Selamat ulang tahun partainya wong cilik

Rabu, 10 Januari 2018 15:54 Reporter : Supriatin, Ahda Bayhaqi
Presiden Jokowi berulang tahun. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara HUT ke-45 PDI Perjuangan. Jokowi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidatonya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi merasa bangga dengan PDIP. Sebab, partai yang disebutnya wong cilik itu telah membantu tugas-tugas pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi.

"Selamat ulang tahun partainya wong cilik," kata Jokowi di JCC, Jakarta, Rabu (10/1).

Jokowi mengatakan, selama 45 tahun PDIP telah berhasil melalui berbagai rintangan. Semangat PDIP tidak pernah padam, perjuangkan kepentingan wong cilik, serta meneruskan kiprah Bung Karno untuk memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika serta memegang teguh ideologi Pancasila.

"Kita bangga PDIP telah besarkan banyak tokoh, menyumbang berbagai gagasan pembangunan," kata Jokowi.

PDIP juga, kata PDIP, telah mendorong terwujudnya poros maritim, terciptanya Nawa Cita di seluruh Nusantara. Jokowi menambahkan, Indonesia beruntung memiliki PDIP yang perjuangkan Kebhinnekaan Indonesia, selalu perkuat semangat kesatuan bangsa dan selalu mendukung perjuangan melawan kemiskinan, keterbelakangan dan ketimpangan.

"Saya percaya ada satu kata buat PDIP tetap kokoh berdiri yaitu gotong royong. Gotong royong buat kita bersatu dalam satu barisan, gotong royong buat kita yakin berjuang untuk satu tujuan yang mulia. PDIP menjadi wajah perjuangan rakyat Indonesia," kata Jokowi yang juga kader PDIP.

Hadir dalam acara itu Wapres Jusuf Kalla (JK), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Hadir juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mantan Wakil Presiden Boediono, Kepala badan Intelijen Negara Budi Gunawan, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan.

Jokowi menambahkan, rakyat harus terus bekerja meningkatkan ekonomi, ketimpangan sosial, menurunkan angka kemiskinan. Jokowi menegaskan, kita tidak boleh berhenti bekerja.

"Kita bergotong royong bersama untuk mewujudkan keadilan sosial, membumikan Pancasila," kata Jokowi. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. PDIP
  2. Jokowi
  3. Joko Widodo
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini