Jokowi masih bagi-bagi sepeda, Gerindra usul kasih mobil biar rakyat senang

Jumat, 28 September 2018 16:59 Reporter : Jayanti
Jokowi masih bagi-bagi sepeda, Gerindra usul kasih mobil biar rakyat senang Sepeda dari Presiden Jokowi untuk Joni. ©2018 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo masih melakukan kebiasaannya membagi-bagikan sepeda kepada masyrakat meskipun saat ini sudah masuk masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Jokowi beralasan, itu dilakukan lantaran tidak ada larangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani mengusulkan agar kebiasaan Jokowi membagi-bagi sepeda diganti. Dia menyarankan hadiah sepeda diganti dengan yang lebih mahal agar rakyat semakin senang.

"Ya kalau bisa jangan sepeda, naikin lah kasih motor atau apa. kalau dikasih mobil ya pasti rakyat tambah senang," ujar Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (28/9).

Muzani enggan berspekulasi terkait pembagian hadiah di masa kampanye dengan penggunaan fasilitas negara. Termasuk dana yang digunakan Jokowi untuk bagi-bagi hadiah sepeda.

"Silakan cek, jangan-jangan itu uangnya pak Jokowi pribadi. Ya kita tidak tahu. Jangan suudzon dong itu kan enggak baik. Kalau sepeda itu kan murah, enggak terlalu mahal-mahal amat ya," tuturnya.

Untuk diketahui, setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah‎ atau bertemu warga, Jokowi kerap membagikan sepeda dengan terlebih dahulu memberikan sebuah kuis. Kuis yang diberikan Jokowi kepada masyarakat, biasanya menyebutkan Pancasila, nama-nama ikan, dan nama-nama suku yang ada di Indonesia.

Pada April lalu, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, sudah mengimbau agar Jokowi tidak melakukan pembagian sepeda setelah ditetapkan sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, masa kampanye telah ditetapkan mulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Jokowi sempat menyatakan rencananya menghentikan pembagian sepeda karena masa kampanye. Namun saat pembagian sertifikat tanah di Depok, Jokowi kembali bagi-bagi sepeda.

Capres petahana ini mengaku sudah mendapat izin dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga berani memberikan hadiah sepeda kepada warga.

"Saya sudah tanya KPU, boleh enggak sih bagi sepeda? Katanya boleh," kata Jokowi.

Jokowi lantas mempersilakan warga yang hadir untuk menjawab kuis singkat tentang nama suku dan nama pulau yang ada di Indonesia. Warga yang bisa menjawab dengan tepat akan mendapat hadiah sepeda.

Dua warga yang berhasil menjawab adalah Sigit dan Hindui. Sigit merupakan warga Tapos sementara Hindui warga Kota Depok.

"Saya enggak bawa sepeda, biasanya bawa, nanti saya kirim ke rumah, paling lambat besok pagi," ucap Jokowi. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini