Jokowi kaji untung ruginya Perppu Pilkada buat calon tunggal

Selasa, 25 Agustus 2015 17:21 Reporter : Muhammad Sholeh
Jokowi kaji untung ruginya Perppu Pilkada buat calon tunggal Jokowi di BEI. ©2015 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan verifikasi pasangan calon kepala daerah untuk pilkada serentak, Desember mendatang. Dari hasil verifikasi tersebut, sedikitnya ada tiga kabupaten yang masih menyisakan persoalan, yaitu hanya terdapat satu pasangan calon.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, posisi pemerintah sekarang ini masih menimbang-nimbang apakah perlu untuk mengeluarkan Perppu Pilkada serentak untuk calon tunggal tersebut.

"Posisi pemerintah sekarang kita sudah siap dengan Perppu, tapi belum keputusan kita akan mengajukan Perppu," kata Pratikno di Gedung Setneg, Jakarta, Selasa (25/8).

Pratikno menambahkan, Presiden Joko Widodo telah memiliki beberapa opsi di dalam menyikapi persoalan tersebut. Termasuk salah satunya dengan mengeluarkan Perppu.

"Kita siap, presiden siap dengan beberapa opsi dan pengerucutan sudah dilakukan jadi siap dengan beberapa opsi. Jadi dalam waktu singkat ini Mendagri akan melaporkan pada presiden untuk tindak lanjut," jelasnya.

Presiden Jokowi, kata Pratikno, masih mengkaji secara mendalam untung ruginya dikeluarkan atau tidaknya Perppu Pilkada serentak untuk calon tunggal ini. Termasuk ada kemungkinan, presiden akan konsultasi kembali dengan pimpinan-pimpinan lembaga negara.

"Belum ada agenda tapi bisa saja dilakukan," tandasnya.

Untuk diketahui, dari data yang diperoleh dari KPU pada Senin (24/8) kemarin, diketahui, tiga daerah yang memiliki satu pasangan calon, 91 daerah memiliki dua pasangan calon, 143 daerah memiliki tiga hingga empat pasangan calon. Sedangkan, untuk daerah yang memiliki lima hingga enam pasangan calon berjumlah 19 daerah, dan 1 daerah yang memiliki lebih dari enam pasangan calon. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini