Jika Terpilih Helmi Hasan akan Batalkan Pergub Soal Ambulans RSUD M Yunus Berbayar

Jumat, 23 Oktober 2020 11:01 Reporter : Merdeka
Jika Terpilih Helmi Hasan akan Batalkan Pergub Soal Ambulans RSUD M Yunus Berbayar Helmi Hasan Di Desa Sunda Kelapa dan Desa Abusakim Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Peraturan Gubernur (Pergub) Bengkulu masa jabatan Ridwan Mukti dan Wakilnya Rohidin Mersyah perihal tarif biaya pemakaian kendaraan ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus, membawa petaka. Tahun 2017 lalu, Pergub ini membuat duka bagi orangtua warga Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, yang membawa jasad bayinya dalam tas hingga menjadi sorotan nasional.

Musibah ini terjadi karena orangtua bayi pada waktu itu tidak mampu membayar sewa mobil ambulans sebesar Rp 3,5 juta. Saat itu, muncul wacana untuk merevisi Pergub tersebut. Resah dengan kondisi itu, calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan-Muslihan akan membatalkan Pergub tersebut, jika terpilih memimpin Gubernur Provinsi Bengkulu.

"Jangan lagi terulang kisah pilu orangtua di Provinsi Bengkulu, yang terpaksa membawa jenazah anaknya di dalam tas, karena tak mampu bayar ambulans. Saya tegaskan, insya Allah Helmi Hasan Gubernur Bengkulu, Pergub itu bukan hanya rencana mau direvisi, tapi saya batalkan. Akan saya batalkan Pergub itu," ucap Helmi Hasan lantang di depan warga Desa Sunda Kelapa dan Desa Abusakim Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat (23/10/2020).

Insiden ambulans bayar di RSUD M Yunus itu, membuat Helmi sebagai Wali Kota Bengkulu menyiapkan APBD Kota Bengkulu untuk membeli ambulans, dan semuanya gratis. ambulans gratis itu bahkan tidak hanya untuk orang miskin, tapi untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Tanpa memandang kaya atau miskin.

helmi hasan di desa sunda kelapa dan desa abusakim kecamatan pondok kelapa kabupaten bengkulu tengah
Helmi Hasan Di Desa Sunda Kelapa dan Desa Abusakim Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah ©2020 Merdeka.com

"APBD itu untuk rakyat. Uang negara itu untuk kepentingan rakyat, untuk menyejahterakan rakyat. Jangan lagi terjadi insiden orangtua yang bawa jenazah anaknya di dalam tas. Insya Allah Helmi Hasan Gubernur, kita gratiskan layanan ambulans," tegas Helmi.

Layanan ambulans gratis ini sudah banyak membantu warga, tidak hanya warga Kota Bengkulu. Warga yang meninggal dan akan dimakamkan di Medan Sumatera Utara, sudah mendapat layanan ambulans gratis ini. Juga ada warga sakit yang dirujuk ke Pulau Jawa, juga diantar ambulans gratis ke Jawa.

"Itu sopir ambulans yang antar pasien dirujuk ke Jawa, namanya Rully. Dia mahasiswa S2 yang mengabdikan diri untuk mengantar pasien ataupun jenazah dengan layanan ambulans gratis di Kota Bengkulu. Ini akan kita kembangkan layanannya hingga ke Provinsi Bengkulu," tutup Helmi.

Kontributor: Sofrian [hhw]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini