Jika duet Jokowi-Mahfud MD kalah, relawan bakal revolusi

Reporter : Parwito | Minggu, 7 Juli 2013 14:34
Jika duet Jokowi-Mahfud MD kalah, relawan bakal revolusi
Deklarasi dukung Jokowi presiden 2014. ©2013 Merdeka.com/Parwito

Merdeka.com - Ratusan orang yang tergabung dalam Barisan Relawan Jokowi Presiden RI I (Bara JP) 2014, menginginkan dan mendukung gubernur DKI Jakarta itu maju nyapres. Menurut mereka, sosok yang pantas mendampingi Jokowi adalah mantan Ketua MK, Mahfud MD.

"Kalau Jokowi bersama dengan Mahfud MD, Jokowi perbaiki kondisi rakyat. Mahfud perbaiki hukum Indonesia yang karut-marut. Maka itulah tugas Mahfud. Maka saya yakin, jika mereka maju, satu putaran akan menang," kata Ketua Divisi Buruh DPP Bara JP, Mochtar Pakpahan saat orasi politik di acara deklarasi Bara JP di Kendal, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (7/7).

Secara pribadi, Pakpahan akan menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk meminta restu. Menurutnya, keinginan rakyat untuk mencalonkan Jokowi sebagai presiden sudah bulat.

Kalau rencana tersebut tak sesuai harapan, relawan akan menggunakan cara lain untuk mengantarkan Jokowi sebagai presiden. Cara yang akan ditempuh, dinilai ekstrem.

"Planing B, Kalau tidak masuk, kami akan lakukan revolusi. Saya berbeda dengan Soeharto selalu dipenjara. Saya minta tidak ragu perbaikan 2014, momennya ada di tangan Jokowi," lanjutnya.

Sebelumnya, ratusan relawan di Jawa Tengah mendeklarasikan diri Bara JP 2014 di Hotel Gading Asri, Jalan Raya Kaligading Km 3 Boja, Kendal, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Dalam sambutan acara yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu, Ketua DPD Bara JP 2014 Jateng Joko Tirtono menyatakan deklarasi DPD Bara JP Jateng merupakan tindak lanjut dari kongres di Bandung.

"Dengan adanya deklarasi relawan Jokowi di Propinsi Jawa Tengah yang pertama ini, akan menjadi momen berikutnya oleh daerah propinsi-propinsi lain. Terima kasih dan bangga relawan Jokowi melalui kongres tanggal 5 Juli di Bandung. Semoga deklarasi ini menjadi momentum nasional bagi relawan di wilayah lain untuk mendeklarasikan dirinya," kata Joko di Kendal, Minggu (7/7).

[cob]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE