Jenderal Gatot sebut kekayaan Indonesia berpotensi jadi ancaman

Rabu, 1 Juli 2015 19:30 Reporter : Rizky Andwika
Jenderal Gatot sebut kekayaan Indonesia berpotensi jadi ancaman Gatot Nurmantyo jalani fit and proper test. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut Indonesia berpotensi menjadi negara rawan konflik. Hal ini karena memiliki kekayaan alam melimpah dan membuat negara lain ingin memilikinya.

"Jika sekarang lokasi konflik dunia berada di timur tengah, maka ke depan konflik dunia akan bergeser ke negara kaya alam, termasuk Indonesia," kata Gatot saat memaparkan gagasannya dalam fit and proper test di Komisi I DPR, Rabu (1/7).

Kekhawatiran Gatot tersebut muncul setelah dia melihat dalam beberapa tahun ke depan, negara-negara lain akan kesulitan dari sisi komoditas pangan. Terlebih, jumlah penduduk dunia yang terus bertambah.

"Kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara besar di dunia," terang dia.

Dia juga mengutip pernyataan Soekarno yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia justru menjadi petaka bagi Indonesia.

"Mengutip kata Presiden Soekarno, kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara besar di dunia dan Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa kaya akan sumber alam justru dapat menjadi petaka bagi kita," katanya.

Lewat dasar ini, dia menegaskan TNI siap menjadi garda terdepan mengamankan kekayaan alam Indonesia dari percobaan penjarahan dari negara lain.

"TNI siap membantu mengatasi ancaman tersebut," terang dia.

Ancaman lainnya, kata dia, tidak hanya terjadi melalui cara tradisional, namun berkembang dalam bentuk cyber crime. Sasarannya tidak cuma sipil tetapi akan menuju satu angkatan militer.

"Konflik masa depan yang terjadi di negara, harus dihadapi dan di antisipasi sejak dini. Kalau tidak akan jadi ancaman nyata bangsa kita," ucapnya.

Gatot mengungkapkan gagasan utamanya sebagai Panglima TNI adalah konsolidasi, peningkatan interoperabilitas dan kedekatan TNI dengan rakyat dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan KNRI. Gatot menganggap, TNI lahir dari rakyat dan harus selalu berjuang bersama untuk mencapai tujuan nasional. "Rakyatlah ibu kandung TNI," tegasnya.

Jika lolos dari fit and proper test di DPR, Gatot berjanji akan bekerja sangat keras untuk menjamin stabilitas pertahanan dan keamanan negara sebagai prasyarat utama keberhasilan pembangunan nasional.

"Soal keutuhan NKRI itu harga mati, tidak ada kompromi soal keutuhan negara. Apabila menyetujui, saya siap menjadi Panglima TNI dan berbuat terbaik, tulus dan ikhlas," tandasnya. [efd]

Topik berita Terkait:
  1. Calon Panglima TNI Baru
  2. Jokowi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini