Jaksa Agung ungkap penggunaan teknologi buat sebar isu SARA saat Pilkada

Rabu, 31 Januari 2018 12:46 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jaksa Agung ungkap penggunaan teknologi buat sebar isu SARA saat Pilkada Jaksa Agung. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Jaksa Agung M Prasetyo mengungkap indikasi penggunaan teknologi komunikasi sebagai alat untuk melakukan kampanye hitam dalam Pilkada 2018. Menurutnya, teknologi berpotensi dipakai untuk menyebarkan hoax yang berisi politik identitas berbau SARA.

"Teknologi sebagai black campaign. Salah satunya dengan sebar hoax," ujar Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/1).

Prasetyo menilai isu politik identitas sangat berbahaya karena dapat menimbulkan konflik horizontal di masyarakat saat Pilkada.

"Itu bahaya, berpotensi menimbulkan kebencian. Pertentangan hingga ke akar rumput," tegasnya.

Untuk itu, Prasetyo menyebut aparat penegak hukum harus menyiapkan langkah preventif untuk mencegah praktik penggunaan teknologi untuk kampanye hitam. Sebab, kata Prasetyo, perbuatan itu bukan hanya tindak pidana pemilu tapi mengancam keutuhan dan persatuan negara.

"Untuk itu semua dibutuhkan langkah pencegahan dari aparat keamanan," tandasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini