Istilah-Istilah Ucapan Amien Rais Memantik Reaksi Kubu Jokowi

Selasa, 4 Desember 2018 07:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Istilah-Istilah Ucapan Amien Rais Memantik Reaksi Kubu Jokowi Amien Rais sindir kubu Jokowi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Politisi senior Amien Rais beberapa kali mengucapkan istilah-istilah kontroversi di jagat politik. Misalnya dia mengibaratkan Pilpres 2019 seperti Armagedon atau perang Baratayuda. Kemudian, Ketua Dewan Penasehat PAN itu sempat menyebut jika Indonesia bangsa pekok atau bodoh dan juga partai setan. Ucapan dan istilah Amien Rais ini mengundang reaksi dari berbagai pihak, tak terkecuali kubu Jokowi.

Lalu bagaimana reaksi kubu Jokowi soal istilah yang diucapkan Amien Rais?

1 dari 5 halaman

Dinilai Tak Paham Konstitusi

Hasto Kristiyanto. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Politisi senior Amien Rais menyebut jika Pilpres 2019 mendatang seperti Armagedon atau perang Baratayuda. Armagedon bermakna bencana besar, sementara Baratayuda dalam cerita pewayangan perang saudara.

Menanggapi ucapan itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto menilai jika Amien Rais tak paham soal konstitusi. Sebab Indonesia merupakan negara yang cinta kedamaian dan secara gamblang tertuang dalam UUD 1945.

"Kalau ada pemimpin yang katakan demokrasi ini adalah perang, Baratayuda dan sebagainya, berarti dia tidak paham dengan konstitusi kita," katanya.

2 dari 5 halaman

Diminta Pilah Omongan

Luhut Binsar Panjaitan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Beberapa waktu lalu, politisi senior memberikan ceramah di masjid kawasan Jakarta Selatan. Dalam ceramahnya, Amien mendikotomikan partai-partai politik di Indonesia dengan menyebut partai Allah dan partai setan.

Pernyataan Amien ini membuat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan turut buka suara. Dia meminta para tokoh politik berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataannya.

"Kalau sudah tua-tua gitu musti dipilah-pilah lah (jika mengeluarkan pernyataan)," kata Luhut.

3 dari 5 halaman

Disebut Bukan Pribumi

Amien Rais. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Ketua Dewan Penasehat PAN, Amien Rais sering kali mengkritik kebijakan pemerintah Jokowi-JK. Beberapa waktu lalu dia mengkritik jika UU Migas No 22/2001 pro asing. Dengan begitu Amien menyebut bila Indonesia bangsa 'pekok' (bodoh).

Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah bereaksi mendengar pernyataan Amien yang mencaci bangsa sendiri. Inas menuding kalau merupakan orang asing yang hanya menumpang tinggal di Indonesia. "Bangsanya sendiri dihina! Dicaci maki," katanya.

4 dari 5 halaman

Pilpres Bukan Perang Saling Menjatuhkan

Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily. Dokumen Partai Golkar

Ucapan politisi senior Amien Rais yang menyebut Pilpres 2019 seperti Armagedon atau perang Baratayuda, menimbulkan beragam reaksi dari kubu Jokowi-Ma’ruf. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syazdily meminta jika pemilu tak diibaratkan seperti perang. Karena hal tersebut akan menakutkan bagi rakyat.

Pilpres bukan perang yang saling menjatuhkan, melainkan mekanisme politik biasa dalam proses demokrasi untuk memilih presiden lima tahun sekali. "Pilpres itu bukan perang Baratayudha, bukan Armagedon, bukan ajang untuk saling menjatuhkan, melakukan adu program, gagasan dan ide yang terbaik untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa," ujar Ace.

5 dari 5 halaman

Istilah Perang Badar

Abdul Kadir Karding. ©2018 Liputan6.com/Johan Tallo

Pada Pilpres 2014, politisi senior Amien Rais juga sempat mengibaratkan Pilpres dengan perang, yakni perang badar. Kubu Jokowi-JK menyayangkan ucapan Amien tersebut karena dianggap provokasi yang tak pantas karena menggunakan sentimen agama.

Sebab, kontestasi dalam pilpres ini bukanlah perang yang harus ada yang kalah dan terbunuh dan menang lalu pesta dan hura-hura. "Jangan menghadap-hadapkan rakyat dengan statement provokasi-provokasi yang mengadu domba rakyat," kata Juru Bicara Capres-Cawapres Jokowi- JK, Abdul Kadir Karding. [has]

Baca juga:
Iklan Kampanye Jokowi Raih Piala Citra Pariwara
Resmikan Kepengurusan, Relawan ABJ Optimis Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di Papua
Deklarasikan Dukungan, Advokat Indonesia Maju akan Laporkan Hoaks terhadap Jokowi
Cak Imin: Jokowi Menang, PKB Dapat Kursi Menkominfo
Kubu Jokowi Ajak Koalisi Prabowo Polisikan Habib Bahar Karena Bahaya Bagi Demokrasi
Reaksi 'Geram' Kubu Jokowi Atas Ceramah Habib Bahar

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini