Inisiator Ungkap Alasan RUU Ketahanan Keluarga Diusulkan di DPR

Rabu, 19 Februari 2020 12:57 Reporter : Merdeka
Inisiator Ungkap Alasan RUU Ketahanan Keluarga Diusulkan di DPR Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Inisiator RUU Ketahanan Keluarga Netty Prasetiyani mengungkapkan alasan RUU tersebut diusulkan. Dia menyebut para inisiator melihat banyak keluarga di Indonesia belum pada taraf sejahtera.

"Kita melihat tidak semua keluarga Indonesia ini ada pada profil sejahtera, pada situasi ideal," kata Netty di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (19/2).

Istri eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu menyebut, dengan adanya RUU Ketahanan Keluarga, maka akan menjadi akses mewujudkan keluarga ideal.

"Karena tidak semua keluarga memiliki situasi yang ideal, maka negara harus memberikan akses agar keluarga-keluarga ini dalam berbagai stratanya, dalam berbagai matranya bisa memiliki ketangguhan," ujarnya.

"Harapannya negara melalui pemerintah, sampai ke tingkat yang paling dekat dengan masyarakat, desa, lurah, RT/RW itu mampu mendeteksi ada keluarga-keluarga yang memang harus difasilitasi," tambah politikus PKS ini.

1 dari 1 halaman

Diketahui, lima anggota DPR mengusulkan Rancangan Undang-undang (RUU) Ketahanan Keluarga. Mereka adalah Ledia Hanifa (PKS), Netty Prasetyani (PKS), Endang Maria Astuti (Golkar), Sodik Mujahid (Gerindra), dan Ali Taher (PAN).

Anggota DPR Fraksi Gerindra Sodik Mujahid menjelaskan, semangat RUU tersebut adalah untuk perlindungan keluarga, dan ketahanan keluarga yang berkualitas. Isi RUU tersebut memang banyak membawa mulai dari pernikahan, kehidupan berkeluarga, hak asuh, dan sebagainya.

Beberapa pasal menjadi sorotan. Misalnya, mengatur kewajiban istri yakni wajib mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya serta wajib menjaga keutuhan keluarga.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Baca juga:
Surogasi Dilarang di RUU Ketahanan Keluarga, Terancam Pidana 5 Tahun
RUU Ketahanan Keluarga Jadi Kontroversi, DPR Janji akan Cermati Ulang
Draf RUU Ketahanan Keluarga: Donor Sperma atau Ovum Bisa Dipidana 5 Tahun
RUU Ketahanan Keluarga: Cuti Melahirkan 6 Bulan

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. RUU Ketahanan Keluarga
  3. DPR
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini