Ini Reaksi Mendagri Soal PNS Lebih Banyak Dukung Prabowo Ketimbang Jokowi

Kamis, 7 Februari 2019 15:04 Reporter : Mardani
Ini Reaksi Mendagri Soal PNS Lebih Banyak Dukung Prabowo Ketimbang Jokowi Mendagri Tjahjo Kumolo. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menanggapi hasil survei yang dilakukan Charta Politika yang menyebut PNS lebih banyak mendukung Prabowo-Sandi ketimbang Jokowi-Ma'ruf. Menurut Tjahjo hasil survei tersebut tak bisa dijadikan tolok ukur.

"Apapun lembaga survei kita menghargai dan menghormati. Tapi soal hari H, tidak ada yang tahu. Itu rahasia pribadi masing-masing," kata Tjahjo di Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Tjahjo mengatakan PNS harus menjaga netralitas di dalam Pilpres. Namun, sebagai warga negara, PNS memiliki hak pilih.

"Menurut saya sebagai ASN harus netral. Masing-masing punya pilihan politik. Itu hak mereka," tutup dia.

Sebelumnya diberitakan, Charta Politika mensurvei dukungan PNS hingga perangkat desa kepada calon presiden 2019. Hasilnya, PNS pendukung Jokowi mencapai 40,4 persen.

Jumlah itu lebih kecil dibanding PNS yang mendukung Prabowo-Sandiaga yakni 44,4 persen. Masih ada 14,9 persen PNS yang belum memberikan dukungan suara untuk kedua calon.

Sementara di lingkungan pegawai desa atau kelurahan, pemilih Jokowi-Ma'ruf hanya 30,8 persen. Sedangkan pegawai desa atau kelurahan yang memilih Prabowo-Sandi mencapai 53,8 persen. Masih ada 15,4 persen pegawai desa dan kelurahan yang belum menentukan sikap politiknya di Pilpres 2019.

Survei Charta Politika ini dilakukan pada periode 22 Desember 2018-2 Januari 2019. Melalui wawancara 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Survei menggunakan metode survei acak bertingkat/multistage random sampling dengan margin of error 2,91 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen.

Reporter: Ady Anugrahadi [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini