Ini Penjelasan Ridwan Kamil atas Dugaan Kampanye Jokowi di Luar Jadwal

Selasa, 12 Februari 2019 17:25 Reporter : Merdeka
Ini Penjelasan Ridwan Kamil atas Dugaan Kampanye Jokowi di Luar Jadwal ridwan kamil bertemu maruf amin. ©2019 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) hari ini, melaporkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan kampanye di luar jadwal. Terkait hal ini, pria yang akrab disapa Kang Emil ini memberikan penjelasannya. Dia menegaskan, dirinya selalu taat aturan.

"Jadi apapun yang saya lakukan selalu dengan asas. Saya dengar saya juga dilaporkan di Garut, saya klarifikasi. Kegiatannya terbagi dua, satu harlah NU, kedua ada deklarasi. Di panggungnya jelas ada nomornya, berarti memang acara itu dari awal adalah acara deklarasi. Saya juga tidak pidato di acara yang pertama kan. Acara pidatonya ada di acara deklarasi, kapasitasnya juga MC menyebut tokoh Jawa Barat, engggak bawa jabatan," kata Kang Emil di Rumah calon wakil presiden Ma'ruf Amin, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Dia menuturkan, kehadirannya saat hari libur juga. Sehingga tak menyalahi aturan. "Jadi saya taat aturan, datang di hari weekend. Tidak bicara di yang formal, bicaranya di acara deklarasi yang memang posternya sebesar itu di panggung. Jadi ya semua paham," ungkap mantan Wali Kota Bandung itu.

Dia menyadari, apapun yang dilakukannya hari ini, pasti akan selalu menjadi perhatian bagi lawan politiknya. "Saya kira itu resiko ya," tutur Kang Emil.

Dia membenarkan, dalam pidato memang sempat berorasi; 'Oleh karena itu, kalau saya teriak Garut, teriak juara. Saya teriak Jabar, teriak juara. Saya teriak 01, teriak juara'.

Namun, Kang Emil kembali menegaskan, bahwa kehadirannya bukan sebagai kapasitas Gubernur Jabar, terlebih itu adalah hari libur, dimana dia bisa memanfaatkan waktunya. Dan acara kedua, memang sudah jelas, yaitu deklarasi kemenangan pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Betul, di deklarasi di acara ronde kedua. Kenapa ada di Garut? Kan weekend. Dulu yang ramai juga weekend. Saya tahu bahwa urusan perkampanyean itu hanya boleh dilakukan di akhir pekan," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini