Ini Karier Politik Anies Baswedan, Capres NasDem di Pilpres 2024

Senin, 3 Oktober 2022 18:03 Reporter : Merdeka
Ini Karier Politik Anies Baswedan, Capres NasDem di Pilpres 2024 NasDem deklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden. ©2022 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Anies Baswedan secara resmi diusung oleh Partai NasDem sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang. Kini, Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga masa jabatannya berakhir per tanggal 16 Oktober 2022.

Pengesahan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10).

"Yang dicari Nasdem adalah yang terbaik dari terbaik. Inilah kenapa akhirnya NasDem memilih sosok Anies Baswedan," kata Surya di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10).

Menurut Paloh, Indonesia membutuhkan Presiden yang bisa membentuk bangsa yang bermartabat dan berkarakter. Paloh meyakini Anies adalah orang yang tepat mewujudkan cita-cita tersebut.

2 dari 3 halaman

Dirangkum merdeka.com dari berbagai sumber, karir politik Anies berikut ini.

Awal karier politik, Anies akrab dengan Partai Demokrat. Sebab, Anies masuk dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, ajang pencarian pemimpin untuk maju dalam Pilpres 2014, dari kalangan kader maupun eksternal, pada Agustus 2013.

Dari 11 nama peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Anies tak terpilih. Nama Dahlan Islan yang keluar sebagai pemenang ajang tersebut. Namun Demokrat terganjal presidential threshold dan akhirnya Demokrat merapat ke pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.

Jelang Pilpres tahun 2014, Anies mengumumkan mendukung pasangan calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Bahkan Anies dipercaya sebagai Juru Bicara Jokowi-JK.

Alasan Anies dukung Jokowi-JK karena pasangan ini lebih menghadirkan solusi dan terobosan. Pilpres 2014 dimenangkan Jokowi-JK, Anies ditunjuk menjadi Deputi Kantor Transisi yang membidangi kesejahteraan rakyat.

Kantor transisi ini dibentuk untuk mempersiapkan dan merampungkan kabinet, serta menyempurnakan program sebelum pelantikan resmi Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Hingga akhirnya Jokowi mengamanatkan Anies sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

3 dari 3 halaman

Namun, pada 27 Juli 2016, Anies terkena reshuffle Kabinet Jokowi. Kemudian Prabowo Subianto meminta Anies maju Pilgub DKI sebagai calon gubernur dengan didampingi Sandiaga Uno, pengusaha dan politikus Partai Gerindra sebagai calon wakil gubernur.

Pilgub DKI 2017 pasangan Anies-Sandiaga menang. Pada 16 Oktober 2017, Anies dan Sandiaga dilantik dan mengangkat sumpah jabatan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.

Lima tahun berlalu, tugas Anies sebagai Gubernur DKI berakhir di 16 Oktober 2022 mendatang. Jelang tugasnya berakhir, Anies sudah 'dipinang' Partai Nasdem untuk maju dalam Pilpres 2024.

Reporter Magang: Syifa Annisa Yaniar [ded]

Baca juga:
NasDem: Anies Jadi Benang Merah Bersama Demokrat dan PKS
Puji NasDem, Anies Kenang Pilgub 2017: Ada Masa Kita Bersanding, Ada Masa Tak Bersama
NasDem Deklarasi Anies Capres, Jokowi: Kita Dalam Suasana Duka
Deklarasi Anies Capres, Surya Paloh: Siap-Siap NasDem Dipuji hingga Dicap Pengkhianat
Demokrat Tetap Dorong AHY Maju di Pilpres 2024, Pertimbangkan Opsi Cawapres

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini