Ingat Masa Lalu, Prabowo Subianto Kini Sebut Wartawan Sudah 'Friend'

Kamis, 6 Februari 2020 14:23 Reporter : Ronald
Ingat Masa Lalu, Prabowo Subianto Kini Sebut Wartawan Sudah 'Friend' Prabowo Hadiri HUT Gerindra. ©2020 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Merdeka.com - Saat menjadi Capres di Pemilu 2019 lalu, Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan kerap mengkritik wartawan dan media massa terkait pemberitaan beberapa isu. Tapi kini, sikap Menteri Pertahanan itu telah berubah dan menyebut wartawan sebagai kawan.

Hal itu dia sampaikan saat berpidato dalam peringatan HUT Partai Gerindra ke-12 di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Kamis (6/2).

"Ini ada wartawan ya. Friend kita sekarang ya," kata Prabowo sambil tertawa.

Prabowo menyinggung wartawan ketika sedang menyampaikan posisi Gerindra dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM). Prabowo kembali mempertegas alasannya dirinya bisa akur dengan Jokowi dan masuk ke istana dengan menjadi salah satu menteri. Ia mengaku, kalau hal itu itu dilakukan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan jangan sampai perbedaan membawa Indonesia ke jurang perpecahan.

"Kita tidak izinkan masyarakat pecah, kita tidak boleh izinkan Indonesia terancam. Oleh karena itu kita bertarung dengan semangat, setelah itu kita diajak menyumbang, kita menyumbang, memberikan program," tegas Prabowo.

1 dari 2 halaman

Perayaan HUT Sederhana

Prabowo yang merupakan ketua umum dan ketua dewan pembina Partai Gerindra mengungkapkan, peringatan HUT kali ini dilakukan dengan sederhana.

"Kita hari ini merayakan ulang tahun kita yang ke 12 secara sederhana, kita intens saja bersama anak yatim piatu dengan kader-kader, ya Alhamdulillah kita sudah berhasil melampaui 12 tahun," ujarnya.

Prabowo mengingatkan kepada seluruh kader Gerindra untuk tetap berjuang sesuai ideologi partai yang berlandaskan Pancasila. Ia pula ingin semua kader menjadi penerus dan terus berjuang seperti pendiri bangsa.

"Kita tetap semangat, tetap idealis, tetap berjuang untuk rakyat, itu yang saya inginkan kepada kader-kader. Saya ingatkan pemikiran kita jauh ke depan dan benar karena pemikiran kita didasarkan pada cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Jangan jadikan partai hanya untuk kendaraan untuk orang-orang cari jabatan saja," kata Prabowo.

2 dari 2 halaman

Awal Mula Mendirikan Gerindra

Prabowo kemudian bercerita tentang asal mula mendirikan Gerindra. Ia mengaku saat itu yang menjadi penggerak hanya cita-cita dan cinta pada tanah air yang ketidakrelaan melihat negara di jalan yang tak benar, tak tepat dan tak sesuai cita-cita pendiri bangsa.

"Tak sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945," tegas Prabowo.

Akhirnya, ia bersama sahabatnya yang berjuang dari 'kecil' dan ikut ia 'besarkan' dengan memberi banyak proyek bantuan. Orang-orang tersebut diajaknya mendirikan partai.

"12 tahun yang lalu dari tidak ada apa-apa, kita berkumpul dengan suatu gagasan besar. Gagasan ingin ikut mempengaruhi jalannya kehidupan bangsa dan negara. Orang-orang ini saya ajak ikut mendirikan partai, reaksi mereka ketawa. Mereka tanya apa? Partai apa itu? Gerindri, Gerindru? Ini demi Allah. Tapi kita tak ragu-ragu, kita tak berkecil hati, kita diejek, dihina, tapi kita terus berjuang untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo.

"Mendirikan partai ini ada yang berkorban dengan nyawa mereka. Jadi dalam ultah yang ke 12 kita mengenang masa-masa yang sulit, masa-masa kita diejek, tidak diperhitungkan," sambung Prabowo.

Prabowo mengaku, kala itu nyaris Gerindra gagal ikut Pemilu karena terlambat untuk mendaftarkan.

"Waktu kita mendirikan partai dari segelintir orang, saudara Fadli Zon, Hashim Djojohadikusumo, Pak Muzani, hampir terlambat ke kumham, cari gambar, cari nama. Ada kawan-kawan kita yang tertawakan kita. Kita terus berjuang untuk rakyat Indonesia," ujar Prabowo. [bal]

Baca juga:
Gurauan Prabowo Saat Sapa Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Prabowo, Anies Hingga Sandiaga Hadiri HUT ke-12 Partai Gerindra
Didampingi Menkes Terawan, Prabowo Cek Lokasi Observasi WNI di Natuna
Nyaman Jadi Anak Buah, Ini Potret Kemesraan Prabowo dengan Presiden Jokowi
Prabowo Bisiki Luhut: Bang, Enak Kerja sama Jokowi, Enggak Minta Apa-apa
Takziah ke Rumah Duka Gus Sholah, Prabowo Sebut Kehilangan Tokoh Penting Islam

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini