Hidayat Nur Wahid: Kasihan kalau Pak Fadjroel tak dapat bagian

Jumat, 25 September 2015 13:31 Reporter : Ferrika Lukmana Sari
Hidayat Nur Wahid: Kasihan kalau Pak Fadjroel tak dapat bagian Fadjroel Rahman dibotakin. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Isu bagi-bagi kursi pada Pemerintahaan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) sepertinya benar adanya. Setelah Cahaya Dwi Rembulan Sinaga, Pataniari Siahaan, Alexander, Sonny Keraf, Jeffry Wurangian, Refly Harun dan Diaz Hendropriyono menempati kursi empuk di sejumlah Perusahaan BUMN, kini giliran Fadjroel Rachman yang merupakan pengamat politik dan aktivis serta tim sukses Jokowi pada Pemilihan Presiden lalu.

Fadjroel kebagian kursi empuk di PT Adhi Karya Tbk. Ia didapuk menduduki jabatan Komisaris Utama di perusahaan pelat merah tersebut.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid memandang hal itu suatu bentuk timbal balik dari Jokowi kepada Fadjroel yang telah mendukungnya habis-habisan saat Pilpres 2014 lalu.

"Mungkin itu bagian Pak Fadjroel setelah menjadi tim sukses Jokowi," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (25/9).

Malah, lanjut Fadroel, dirinya akan merasa iba jika Fadjroel tidak mendapat 'jatah' dari Jokowi. "Kasihan kalau Pak Fadjroel tak dapat bagian," tuturnya.

Meskipun, ia menilai jabatan Komisaris Utama PT Adhi Karya Tbk sebagai bentuk balas budi Jokowi karena menghantarkannya sebagai presiden, namun politisi PKS ini enggan mengomentari apakah Fadjroel mampu memimpin perusahaan di bawah badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini.

"Kalau persoalan tentang kemampuan, dia bisa mengukur sendiri layak atau tidak," pungkasnya.

Untuk diketahui, demi mendukung Jokowi menuju orang nomor satu di Republik ini, Fadjroel Rahman sempat rela mencukur habis rambutnya hingga botak. Saat itu, ia menilai perbuatannya tersebut sebagai wujud konkret atas dukungannya kepada Jokowi agar menjadi Presiden RI. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini