Hasto: Laporan Dewi Tanjung Terhadap Novel Baswedan Tak Terkait PDIP

Kamis, 7 November 2019 10:20 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Hasto: Laporan Dewi Tanjung Terhadap Novel Baswedan Tak Terkait PDIP PDI Perjuangan bicara Soal War Room. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Dewi Tanjung melaporkan Penyidik KPK Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Dewi menilai kasus penyiraman air keras terhadap Novel ada unsur rekayasa.

Menanggapi hal itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menyebut laporan Dewi tidak ada kaitan dengan partai.

"Dewi Tanjung dia menjadi salah satu caleg (PDIP) tapi apa yang dilakukan tidak terkait dengan partai," kata Hasto di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (7/11) malam.

1 dari 3 halaman

Bukan Instruksi Partai

Hasto membantah bila ada instruksi partai kepada Dewi untuk melaporkan Novel. Dia menegaskan, apa yang dilakukan Dewi tidak mewakili partai banteng.

"Apa yang dilakukan oleh anggota PDIP biasanya menyuarakan apa yang ada dalam suara hatinya dan itu juga berpijak kepada apa yang ditangkal dari suatu hal yang muncul dari rakyat itu sendiri. Terkaitan hal tersebut itu merupakan pribadi ya dari Dewi Tanjung," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Janggal

Sebelumnya, Dewi melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya atau tuduhan penyebaran berita bohong terkait teror air keras.

"Saya melaporkan Novel Baswedan penyidik KPK terkait dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras. Ada beberapa hal yang janggal dari rekaman CCTV dia, yakni dari bentuk luka, dari perban, kepala yang diperban tapi tiba-tiba mata yang buta begitu kan," ujar Dewi di Polda Metro Jaya, Rabu (6/11).

3 dari 3 halaman

Opini Dewi

Dewi menduga Novel hanya berpura-pura saat terkena air keras.

"Saya orang seni, saya juga biasa beradegan. Orang kalau sakit itu tersiram air panas reaksinya tidak berdiri, tapi akan terduduk jatuh terguling-guling. Itu yang saya pelajari, dan tidak ada reaksi dia membawa air untuk disiramkan," kata Dewi.

"Faktanya kulit Novel kan enggak apa-apa, hanya matanya. Yang lucunya kenapa hanya matanya sedangkan kelopaknya, ininya semua tidak (rusak)," kata Dewi menambahkan. [ded]

Baca juga:
Tudingan Politisi PDIP Kasus Penyiraman Air Keras Rekayasa Menyakitkan Novel Baswedan
KPK Sebut Tudingan Politikus PDIP Soal Kasus Novel Rekayasa Tidak Manusiawi
Novel Dituding Rekayasa Kasus Air Keras, Pengacara Pertanyakan Kinerja Tim Polisi
Polri Tegaskan Selesaikan Kasus Novel Baswedan Secepatnya, Tak Ada Tenggat Waktu
Di Hadapan Ketua KPK, Kapolri Janji Tuntaskan Kasus Penyiraman Novel
Tenggat Waktu Kasus Novel Sampai Desember, WP KPK bilang 'Jangan Sampai Lupa'

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini