Hanura Anggap PDIP Arogan Usul Ambang Batas Parlemen Naik

Selasa, 14 Januari 2020 13:46 Reporter : Ahda Bayhaqi
Hanura Anggap PDIP Arogan Usul Ambang Batas Parlemen Naik Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah menolak wacana revisi UU Pemilu untuk menambah ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi lima persen. Menurut Inas, PDIP sebagai partai yang lolos ke DPR, arogan karena menghambat partai kecil untuk masuk ke Senayan.

"Partai besar jangan arogan dong, mentang-mentang masuk senayan lalu mencoba untuk menghambat partai-partai kecil agar tidak masuk ke Senayan dengan cara menaikkan PT 5 persen," kata Inas kepada wartawan, Selasa (14/1).

Inas menilai penyederhanaan partai politik di DPR mendorong terbentuknya oligarki. Dia mengatakan, suara rakyat diberangus dan dirampas oleh partai besar melalui revisi UU Pemilu.

"Padahal dengan mengurangi atau menyederhanakan partai-partai yang duduk di Senayan akan mendorong Indonesia menjadi oligarki, apalagi suara rakyat diberangus dan dirampas oleh partai-partai besar melalui PT dengan mengatasnamakan Undang-Undang, tetapi bertentangan dengan konstitusi," kata Inas.

1 dari 1 halaman

Berkarya Juga Menolak

Sementara itu, Partai Berkarya yang baru berkontestasi di 2019 lalu juga menolak ambang batas dinaikan dari empat menjadi lima persen. Ketua DPP Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan, wacana penambahan ambang batas itu seperti ingin membunuh partai kecil. Dia menyarankan lebih baik ambang batas dinolkan.

"Sama dengan membunuh partai kecil. Secara tidak langsung ingin melenyapkan partai menengah ke bawah. Suara rakyat tidak dihargai. Harusnya PT itu ditiadakan saja atau 0 persen, biar partai bisa berkompetisi dengan baik," kata Badaruddin. [eko]

Baca juga:
Setuju Usul PDIP, PKB Tak Masalah Ambang Batas Parlemen Dinaikkan
Bamsoet Setuju Ambang Batas Parlemen Naik 5%: Agar Tak Ada Ledakan Jumlah Partai
Dukung Rekomendasi PDIP, PKS Usul Ambang Batas Parlemen 7 Persen
Hinca dan Hasto Bocorkan Hasil Pertemuannya dengan Mendagri Tito Karnavian
Bertemu 9 Sekjen Parpol, Mendagri Bahas Evaluasi Pemilu Serentak
Mendagri Kumpulkan Para Sekjen Partai Bahas Revisi UU Parpol Hingga Pilkada 2020

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini