Gubernur Sumut Dukung Konser saat Pilkada Dilarang: Kampanye Pakai Doa Saja

Kamis, 17 September 2020 14:22 Reporter : Yan Muhardiansyah
Gubernur Sumut Dukung Konser saat Pilkada Dilarang: Kampanye Pakai Doa Saja Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. ©2020 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melarang konser musik saat kampanye pada Pilkada 2020. Dia meminta kampanye di daerah ini dilakukan dengan pola yang lain.

"Saya pastikan, saya dukung KPU dan tidak boleh ada konser," kata Edy Rahmayadi di Medan, Kamis (17/9).

Menurutnya, dalam situasi pandem Covid-19 ini, kampanye sebaiknya dilakukan dengan teknologi informasi seperti menggunakan aplikasi. "Tolong, pakai Zoom saja kampanyenya. Atau pakai doa saja, minta sama Tuhan biar dia menang," imbau Edy.

Sumut merupakan wilayah dengan jumlah daerah terbanyak menggelar pilkada pada Desember mendatang. Terdapat 23 kabupaten/kota yang akan melaksanakan pesta demokrasi, yakni: Kota Medan, Binjai, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Sibolga dan Gunung Sitoli, Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Labuhan Batu, Mandailing Natal, Karo, Labuhan Batu Utara, Nias Selatan, Labuhan Batu Selatan, Tapanuli Selatan, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Utara, Samosir, Nias Barat, dan Pakpak Bharat.

Baca Selanjutnya: BNPB menyatakan 5 di antara...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini