Gubernur Koster Tolak Konsep Wisata Halal di Bali ala Sandiaga Uno

Selasa, 26 Februari 2019 16:14 Reporter : Moh. Kadafi
Gubernur Koster Tolak Konsep Wisata Halal di Bali ala Sandiaga Uno Sandiaga Uno menemui pengrajin kayu ukir di Bali. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi wacana Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno, tentang pariwisata halal yang akan dikembangkan di Bali. Menurutnya, pariwisata di Bali lebih cocok berbasis budaya lokal.

"Saya kira untuk Bali sudah ada brandingnya sesuai dengan kearifan lokal Bali dan karakter Bali yaitu pariwisata berbasis budaya," ucapnya, saat di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, Selasa (26/2).

Menurut Koster, pariwisata halal tidak perlu dikembangkan di Bali. Karena Bali sudah mempunyai branding sendiri yang sudah sangat cocok. Selama ini pun tidak ada masalah tanpa label halal.

"Saya kira tidak perlu lagi mengembangkan branding lain, yang justru itu akan mempersempit dan mengecilkan branding yang sudah sangat cocok di Bali. Selama ini, juga tanpa lebel halal kan tidak ada masalah, kan kita sudah tau," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, usulan mengembangkan wisata halal itu disampaikan Sandiaga saat berkampanye di Bali. Cawapres nomor urut 2 itu menuturkan ceruk pasar wisata halal sangat menggiurkan.

"Prabowo-Sandi fokus untuk memberdayakan UMKM, meningkatkan kewirausahaan dan di Bali sendiri pariwisata kita harapkan pariwisata akan lebih baik dan multiplayer-nya banyak sekali kepada UMKM. Salah satunya juga pariwisata halal, banyak potensinya, dan sekarang banyak diambil oleh Bangkok, Thailand," ujar Sandiaga di Denpasar, Bali, Minggu (24/2) lalu.

"Kita ingin Bali, Indonesia secara umum, juga ngambil potensi pariwisata halal yang konon kabarnya di atas Rp 3.000 triliun potensinya. Ini sangat luar biasa potensinya kalau bisa kita ambil untuk gerakan ekonomi di Bali," jelas Sandiaga Uno. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini