Golkar Tanggapi Santai Perjodohan Prabowo-Ganjar, Tetap Ngotot Usung Airlangga Capres

Jumat, 25 November 2022 14:31 Reporter : Bachtiarudin Alam
Golkar Tanggapi Santai Perjodohan Prabowo-Ganjar, Tetap Ngotot Usung Airlangga Capres Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Golkar tetap yakin pada pilihannya untuk mengusung Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Ketegasan itu disampaikan di tengah kabar penjodohan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai pasangan Pilpres 2024 nanti.

"Golkar akan tetap fokus untuk mengusung Pak Airlangga sebagai capres 2024, dan saat ini semua kader solid untuk memenangkan Pak Airlangga," kata Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga, saat dihubungi merdeka.com, Jumat (25/11).

Keyakinan itu karena melihat pasangan Capres dan Cawapres 2024 masih sangat dinamis. Itu sebabnya, Golkar menanggapi santai wacana penjodohan dua kader partai Gerindra dan PDIP tersebut.

"Pasangan capres cawapres 2024 masih dinamis sampai saat ini, silakan saja itu bagian dari proses dinamisasi pencapresan Pilpres 2024," katanya.

Lamhot juga menilai hasil survei capres cawapres 2024 belum bisa dijadikan patokan tolak ukur hitungan politik. Meski suara pasangan Prabowo sebagai Capres dan Ganjar selaku Cawapres sempat unggul di berbagai survei.

"Hasil survei saat ini belum bisa dijadikan patokan konkret, selain masih jauh, hasil survei akan berubah ketika penetapan KPU sdh dilakukan. Dan pada saat itu kami meyakini elektabilitas Pak Airlangga akan naik signifikan," ujarnya.

Dia kembali menegaskan, Gerindra tetap fokus untuk menguatkan suara elektabilitas Airlangga selaku ketua umumnya yang telah resmi diusung oleh partai sebagai Capres.

"Pada intinya kita fokus untuk peningkatan elektabilitas capres kami, kami terus sosialisasi sampai akar rumput di seluruh Indonesia. Kemarin pak Airlangga jugakonsolidasi di Kalimantan Barat. Ini bagian dari ikhtiar kami dalam rangka peningkatan elektabilitas," bebernya.

"Dan besok Minggu 27 November, pada Puncak Perayaan HUT Kosgoro 1957 di Bandung, Kosgoro sebagai pendiri Golkar akan melakukan konsolidasi pemenangan Pak Airlangga. Di luar itu terkait simulasi-simulasi capres silakan saja," tambahnya.

Dalam sepekan terakhir, muncul wacana duet Prabowo-Ganjar hal itu diungkapkan oleh Dua Sumber Politikus Gerindra. Ternyata, hal itu merupakan harapan dari Presiden Jokowi. Orang nomor satu di Indonesia itu ingin, Prabowo berduet dengan Ganjar Pranowo di Pemilu 2024.

Sumber ini menceritakan, pidato Jokowi di Perindo mengukuhkan sinyal yang tertangkap selama ini. Jokowi serius mendukung Prabowo.

Anggota DPR RI ini mengirimkan hasil survei terbaru IndoStrategi. Dalam survei itu, pasangan Prabowo-Ganjar meraup 60 persen suara. Dengan kata lain, pilpres berjalan satu putaran jika pasangan ini terjadi.

Survei digelar periode 27 Oktober - 5 November 2022. Jumlah responden 1.230 orang berusia 17 tahun ke atas. Responden tersebar di 34 provinsi Indonesia. Margin of error sebesar 2,83 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam empat simulasi pasangan capres dan cawapres. Prabowo-Ganjar paling tinggi yakni 60,3 persen. Di bawahnya Anies-AHY dengan 29,6 persen. Sisanya tidak menjawab.

Sumber ini mengakui, jika mengambil Ganjar sebagai Cawapres, maka Gerindra bakal berhadapan dengan PDIP. Namun, dia optimis dengan hubungan kedua partai yang terjalin sejak lama. "Masih dinamis di internal mereka," kata sumber merdeka.com. [lia]

Baca juga:
Menganalisis Kedekatan Erick Thohir dan Jokowi, Sinyal Kuat Restui di Pilpres 2024
Ahmad Ali Pimpin Timsus Pilpres NasDem, Tugasnya: Anies Wajib Dapat Tiket Capres 2024
Perjodohan Prabowo-Ganjar, PPP Sudah Komunikasi ke Gerindra dan PDIP
Ganjar-Erick Unggul di Survei, Keduanya Dianggap Pemersatu Indonesia
Prabowo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini