Golkar Nonaktifkan Ketua DPD Wonosobo Karena Dukung Prabowo-Sandiaga

Senin, 8 April 2019 16:54 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Golkar Nonaktifkan Ketua DPD Wonosobo Karena Dukung Prabowo-Sandiaga Golkar Jateng nonaktifkan ketua DPD Wonosobo. ©2019 Merdeka.com/danny

Merdeka.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah resmi menonaktifkan Ketua DPD Golkar Wonosobo, Triana Widodo menyusul pelanggaran aturan organisasi. Dia terbukti mengajak kader untuk beralih dukungan Paslon 02 Prabowo-Sandiaga. Padahal, DPP Golkar tegas menyatakan dukungan terhadap Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi sudah kami berhentikan. Dia terbukti mengajak kader secara sukarela mendukung kubu Prabowo-Sandi baik fisik, pikiran, dan perbuatan. Jangan sampai kasus tersebut terjadi di daerah lain," kata Wakil Badan Pemenangan Pemilu, Golkar Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi saat diwawancarai merdeka.com, Senin (8/4).

Saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pengurus Golkar Wonosobo pasca pengalihan dukungan ke Prabowo. Sebab, selama ini telah fokus memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Ia bilang hal itu hukumnya wajib ditaati oleh seluruh kader partainya.

"Dalam Munaslub dan Rapim Golkar kami sudah pertegas satu suara harus memenangkan Jokowi-Ma'aruf. Tapi secara terbuka, justru mendukung Prabowo, termasuk memobilisasi APK dan lambang-lambang nomor 02. Itu sudah melawan terang-terangan," tuturnya.

Golkar Jateng nonaktifkan ketua DPD Wonosobo ©2019 Merdeka.com/danny


Semua jajaran partainya telah memutuskan mengangkat Ketua Pelaksana Harian Golkar Jateng, Iqbal Wibisono untuk merangkap jabatan sementara menjadi Plt Golkar Wonosobo. Diharapkan dengan pengurus baru bisa mampu membina kader Golkar yang berada di Kabupaten tersebut.

"Rencana hari ini konsolidasi dengan partai. Intinya kami pertegas langsung mana yang dukung Paslon 01, dan yang dukung Paslon 02 harus berhenti sementara dari kepengurusan," jelasnya.

Sedangkan Ketua Harian DPD Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono mengaku tengah menargetkan 20 persen suara agar dapat mendapat 15 kursi DPR RI, 17-20 kursi DPRD Provinsi dan kabupaten/kota sekaligus memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"Jika ketiga tugas ini bisa dilakukan Golkar, maka kita akan leading. Tinggal kita buktikan. Apakah Golkar makin ramai atau makin sepi. Saya optimis target itu akan terpenuhi," tutup Iqbal Wibisono. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini