Golkar: Jokowi Tangkap Fakta Penerapan Pasal UU ITE Membuat Takut Masyarakat

Selasa, 16 Februari 2021 12:47 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Golkar: Jokowi Tangkap Fakta Penerapan Pasal UU ITE Membuat Takut Masyarakat Presiden Joko Widodo. Liputan6

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Christina Aryani mendukung arahan Presiden Jokowi agar Polri berhati-hati dalam memproses laporan kasus UU ITE. Dia menilai, Jokowi menangkap fakta bahwa pasal-pasal karet UU ITE telah menimbulkan ketakutan di masyarakat.

"Saya mendukung sepenuhnya pernyataan Presiden yang mana menangkap fakta riil yang terjadi di masyarakat, bahwa penerapan pasal-pasal telah berkembang liar, membuat resah dan gusar bahkan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat," kata Christina kepada merdeka.com, Selasa (15/2).

"Tidak bisa dipungkiri banyak juga yang sudah menjadi korban atas penerapannya. Pada sisi ini kami mengapresiasi Presiden yang telah menangkap kegelisahan masyarakat ini," sambung dia.

Menurut dia, permintaan Jokowi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membuat pedoman interpretasi resmi Undang-Undang ITE karena seringkali ditemukan multitafsir pasal.

Anggota Baleg DPR ini menuturkan, pihaknya juga banyak mendapatkan masukan dari masyarakat terkait urgensi revisi pasal-pasal karet dalam UU ITE. Bila pedoman yang disusun Polri belum memenuhi harapan Jokowi dan publik, kata Christina, revisi UU ITE bisa menjadi solusi.

"Apabila dalam level peraturan tersebut (Peraturan Kapolri atau Surat Edaran kapolri) problem multifasir maupun saling lapor sudah bisa dieliminir maka revisi UU ITE belum diperlukan, namun jika ternyata implementasi di lapangan masih tidak sesuai dengan harapan, maka revisi UU ITE menjadi satu-satunya jalan keluar," tegas dia.

Baca Selanjutnya: Presiden Joko Widodo atau Jokowi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini