Golkar Disebut Disetir Pihak Luar, Kubu Airlangga Tegaskan 'Kami Entitas Mandiri'

Selasa, 19 November 2019 13:53 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Golkar Disebut Disetir Pihak Luar, Kubu Airlangga Tegaskan 'Kami Entitas Mandiri' bamsoet dan airlangga di acara caleg golkar. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Christina Aryani membantah kepemimpinan Airlangga Hartarto tidak mandiri alias disetir pihak luar. Dia menegaskan, internal Golkar bebas dari segala campur tangan pihak luar jelang Munas.

"Ya enggak lah, kami entitas mandiri. Posisi kami sebagai koalisi pendukung pemerintah sejak awal jangan lalu diartikan kami tidak mandiri mengelola rumah tangga kami," kata Christina kepada merdeka.com, Selasa (19/11).

Menurutnya, tudingan-tudingan seperti itu sudah biasa muncul ketika Golkar menggelar Munas. Namun, dia menegaskan, Airlangga telah membawa capaian sukses bagi Golkar. Contohnya saja, perolehan kursi dan suara Golkar di Pemilu 2019 lalu.

"Itu semua tidak terbukti berkat kepemimpinan seorang Airlangga Hartarto yang kenyataannya berhasil membawa kami sebagai pemenang kedua pada pileg," ujarnya.

1 dari 3 halaman

Ungkit Kontribusi Bamsoet di Golkar

Dia justru merasa kecewa dengan minimnya kontribusi pesaing Airlangga, Bambang Soesatyo dalam membantu kader-kader Golkar lolos ke DPR.

"Terus terang sebagai Wakil Ketua Umum PP KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar) saya kecewa juga bahwa perolehan suara Pak Bamsoet tidak bisa "menggendong" caleg lainnya, dalam hal ini seorang kader perempuan yang memang kami harapkan bisa masuk ke parlemen untuk memperkuat perjuangan perempuan Golkar," tegas Christina.

Meski begitu, Christina menuturkan, kubu Airlangga tetap mendorong agar pemilihan calon ketum Golkar dilakukan dengan musyawarah mufakat. Dia menyebut, musyawarah sudah diatur dalam Anggaran Dasar Partai Golkar.

"Tapi mengutip istilah anak zaman now, kami sudah move on. Silakan para kandidat bertarung dalam munas, biarkan pemegang hak suara yang menentukan. Musyawarah mufakat dikenal dalam AD kami, menyetir pandangan-pandangan dari banyak DPD dan Ormas dalam Rapimnas yang baru lalu, kebanyakan menginginkan agar pemilihan Ketum kami dilakukan secara musyawarah mufakat," tandas dia.

2 dari 3 halaman

Bamsoet Pasti Maju

Ketua Timses Golkar, Ahmadi Noor Supit menegaskan, Bamsoet sudah pasti maju di Munas awal Desember nanti. Tapi, dia menggarisbawahi, Bamsoet maju bukan karena keinginan sendiri, tapi karena dorongan pendukung yang ingin perubahan di partai beringin.

"Mereka yang sayang pada Golkar yang cinta pada Golkar mengevaluasi Golkar setelah 3 kali kalah berturut-turut dalam pemilu. Mereka bertekad untuk bagaimana mengembalikan Golkar jadi partai terpercaya bahkan mungkin jadi partai unggul tob or not to be, kita mewakili itu," jelas Supit saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (18/11).

3 dari 3 halaman

Dukungan Bamsoet Semakin Kuat

Selain itu, Supit juga merasa aneh dengan kepemimpinan Airlangga selama ini. Dia melihat Golkar tidak mandiri, dan mampu dikendalikan oleh pihak luar selain partai. Meski dia tak menjelaskan apa maksud hal itu.

"Kita tidak ingin partai kita dipermainkan, itu urusan masalah internal, kita enggak mau lagi dikendalikan orang lain, oleh siapapun," tegas Supit.

Hal demikian yang membuat dukungan terhadap Bamsoet, menurut Supit, sangat kuat di internal Golkar. Dia juga tak ingin ada upaya pecah belah lagi di Golkar seperti dulu, yang ia duga dilakukan oleh pihak di luar Golkar. [ray]

Baca juga:
Aklamasi Dinilai cuma Untungkan DPD I Golkar, DPD II Bakal Gigit Jari
Pontjo Sutowo Panggil Dua Calon Ketum Golkar
Loyalis Airlangga Pertanyakan Klaim Angka Dukungan untuk Bamsoet Maju Caketum Golkar
Airlangga Dianggap Layak Pimpin Golkar Lagi
Ketua Timses Bamsoet: Kita Tak Ingin Golkar Dikendalikan Orang Lain Lagi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini