Golkar calonkan Jokowi, Demokrat ingatkan kemiskinan & pengangguran

Senin, 5 September 2016 12:41 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Golkar calonkan Jokowi, Demokrat ingatkan kemiskinan & pengangguran Partai Demokrat konpers walk out sidang paripurna RUU Pilkada. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Demokrat mengingatkan kepada Golkar untuk tidak terlalu jauh berpikir ke Pilpres 2019. Menurut dia, masih banyak pekerjaan bangsa ini yang harus dibenahi ketimbang pikirkan pertarungan politik di 2019.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menghormati keputusan Golkar untuk mencalonkan Joko Widodo di Pemilu 2019. Hanya saja menurut dia, saat ini Indonesia masih dilanda kemiskinan dan pengangguran.

"Itu urusan Golkar, yang penting sekarang kan bagaimana bekerja untuk rakyat, ekonomi kita masih jelek, itu yang perlu dipikirkan dulu. Kemiskinan belum berubah, masih tinggi, pengangguran masih tinggi," jelas Syarief saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (5/9).

Syarief menegaskan, saat ini Demokrat berada di luar pemerintahan. Namun menurut dia, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sedang konsen memikirkan bagaimana menurunkan angka kemiskinan, pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Itu yang Demokrat pikirkan biarin saja Golkar," cetus dia.

Soal 2019, memang Syarief akui sudah ada strategi politik yang dipikirkan Demokrat. Namun demikian, Syarief tak mau mengungkap apa yang akan dilakukan Demokrat untuk pertarungan di 2019 nanti.

"Jangan diumbar, nanti orang lain," tambah dia. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini