Golkar Aceh tuding JK berada di balik kisruh Ical vs Agung Laksono

Rabu, 18 Maret 2015 15:39 Reporter : Afif
Golkar Aceh tuding JK berada di balik kisruh Ical vs Agung Laksono Sidang Mahkamah Partai Golkar. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kisruh Partai Golkar menjadi dua kubu di tingkat Dewan Pimpinan Pusat Golkar (DPP Golkar) berpengaruh hingga ke Aceh. Golkar Aceh saat ini terbelah antara kubu pendukung Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (ARB). Kisruh ini, kubu ARB di Aceh menuding Jusuf Kalla berperan di balik ini semua.

Plt Sekretaris Golkar Aceh, Muntasir Hamid pendukung kubu ARB menuding terjadi kisruh di tubuh Golkar ini ada peran mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla. Wakil Presiden RI ini dituding telah mengobok-obok Golkar demi kepentingan dirinya.

"Pak JK itu juga berkhianat pada ARB, jadi kita menduga JK ada di balik ini semua, hingga Golkar pecah," kata Muntasir Hamid dalam konferensi pers di kantor Golkar Aceh, Rabu (18/3).

Oleh karena itu, Dia meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan. Karena ada banyak mafia di sekelilingnya yang mengobok-obok. Pihaknya mengaku selalu mendukung setiap kebijakan Presiden Jokowi yang berpihak kepada rakyat.

"Pak Presiden Jokowi agar berhati-hati dalam mengambil kebijakan," tegasnya.

Saat sedang konferensi pers dalam ruang rapat kantor Golkar Aceh yang berada di Jalan STA Mahmud Syah, Banda Aceh, tiba-tiba HP milik Muntasir Hamid berdering. Muntasir mengaku yang sedang berbicara ini adalah politikus senior Akbar Tandjung.

Melalui telepon genggam milik Muntasir Hamid yang dibesarkan suaranya untuk diperdengarkan pada awak media, Akbar Tandjung berpesan agar menyelesaikan kisruh ini dengan cara persuasif. Agar seluruh kader Golkar bisa solid dan kompak. Apalagi dalam waktu dekat akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah.

Setelah berbincang beberapa menit, Mustasir Hamid meminta izin untuk melanjutkan temu pers. Di akhir perbincangan, Akbar meminta konflik internal partai untuk diselesaikan dengan bijak.

"Ini tadi Pak Akbar Tandjung, beliau juga mendukung ARB, memang beliau berpesan agar bisa diselesaikan dengan bijak," tegasnya.

Pantauan merdeka.com, usai Muntasir Hamid menggelar konferensi pers, dirinya memperlihatkan ruang kerjanya yang telah diambil alih dari ketua Golkar Aceh, Sulaiman Abda yang telah dipecat oleh ARB.

"Sudah dua hari ini saya mulai berkantor dalam ruangan ini," tegasnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini