Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Terkait Kasus Korupsi Edhy Prabowo

Jumat, 27 November 2020 19:42 Reporter : Ahda Bayhaqi
Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Terkait Kasus Korupsi Edhy Prabowo KPK konpers penangkapan Edhy Prabowo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Gerindra menyatakan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, serta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju atas kasus suap ekspor benih lobster yang menjerat kader Gerindra Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Kepada yang terhormat Presiden RI Joko Widodo, Wapres Ma'ruf Amin, serta seluruh Kabinet Indonesia Maju, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya atas kejadian ini," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangannya, Jumat (27/11).

Muzani meyakini, kasus suap yang menjerat Edhy Prabowo tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan.

"Kami berharap seluruh kegiatan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasa, pelayanan terhadap masyarakat, pembangunan seperti arahan presiden tetap berjalan sebagaimana yang direncanakan sebelumnya," ujarnya.

Gerindra menyampaikan maaf atas kasus korupsi yang menimpa kadernya kepada masyarakat. Terutama masyarakat yang dirugikan. Muzani mengatakan, peristiwa ini menjadi pelajaran partainya.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini, terutama kepada masyarakat kelautan dan perikanan, kami menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran berharga bagi kami untuk mengelola stiap kepercayaan yang diberikan oleh kami," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Edhy Prabowo ditetapkan tersangka...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini