Gerindra Dukung Wacana Revisi UU Pemilu agar Pileg dan Pilpres Tak Serentak

Rabu, 4 Desember 2019 15:49 Reporter : Merdeka
Gerindra Dukung Wacana Revisi UU Pemilu agar Pileg dan Pilpres Tak Serentak Sufmi Dasco Ahmad. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Partai Gerindra setuju revisi UU Pemilu untuk memisahkan Pileg dan Pilpres. Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan keputusan ini berdasarkan kajian dan pengalaman pada Pemilu 2019 lalu.

"Setelah kami alami dan kaji lebih dalam bahwa antara pileg dan pilpres yang dibarengi itu, memang tingkat kesulitannya sangat tinggi. Sehingga kami mengambil kesimpulan bahwa pileg dan pilpres itu memang sebaiknya tidak dibarengi," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12).

Wakil Ketua DPR itu mengatakan pihaknya akan mendorong revisi UU pemilu. "Memang sudah masuk agenda teman-teman di DPR, katanya mau revisi UU Pemilu pada prinsipnya partai Gerindra ikut mendukung pemisahan pileg dan pilpres tersebut," tandas dia.

1 dari 1 halaman

Golkar Rekomendasikan Revisi UU Pemilu

Sebelumnya, Golkar akan memperjuangkan revisi UU Pemilu. Revisi ditujukan untuk memisahkan kembali Pileg dan Pilpres.

"Selanjutnya Partai Golkar perlu memperjuangkan perubahan Undang-Undang Pemilu, memisahkan kembali antara pemilu legislatif dengan pemilu presiden," kata Airlangga.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Baca juga:
DPR Putuskan Revisi UU Pemilu dan UU Pilkada, Bawaslu Sudah Siapkan DIM
DPR akan Revisi UU Pilkada dan Pemilu Pada 2020
PSI Usul Masa Jabatan Presiden Jadi 7 Tahun tapi Cukup Satu Periode
Revisi UU Pemilu, KPU Desak Penghitungan Suara Dibuat E-Rekap
DPR Segera Revisi Lagi UU Pemilu
Tito Sebut Ada Kepala Daerah Minta Naik Tunjangan Biar Tidak Korupsi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini