Gerindra bilang Prabowo gentle & sportif minta maaf soal tampang Boyolali

Rabu, 7 November 2018 13:46 Reporter : Sania Mashabi
Gerindra bilang Prabowo gentle & sportif minta maaf soal tampang Boyolali Prabowo sapa pendukung. ©2018 Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid mengomentari permintaan maaf capres nomor urut 02 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atas ucapannya tampang Boyolali tak pernah masuk mall dan hotel. Menurutnya, Prabowo meminta maaf untuk mengembalikan suasana menjadi lebih kondusif.

"Maka untuk meredakan situasi dan untuk meredakan gorengan serta untuk membangun situasi pilpres yang lebih kondusif dan produktif, Pak Prabowo minta maaf," kata Sodik saat dihubungi merdeka.com, Rabu (7/11).

Sodik menilai, Prabowo sebagai sosok yang gentlemen dengan meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan ucapannya. Walaupun, lanjutnya, Prabowo hanya sekadar bercanda.

" Prabowo Subianto adalah sosok yang sangat sportif, gentle dan fair. Kepada anak buah pun, untuk sesuatu yang kesalahan yang prinsipal dan substansial Prabowo Subianto biasa minta maaf. Sekali lagi untuk kasus Boyolali walau dalam konteks guyonan dan bersahabat, tapi jika jadi masalah beliau minta maaf," ungkapnya.

Tambahnya, dalam suasana pertarungan politik wajar saja jika Prabowo berusaha membuat suasana yang lebih akrab baik dengan kadernya atau masyarakat. Semua itu untuk membuat suasana menjadi lebih akrab.

"Dalam sikon pertarungan politik, sesuatu hal yang biasa, yang mencerminkan kekraban, yang mencerminkan guyonan, (dibanding sebuah konteks yang lebih substansial yakni konteks kesenjangan ekonomi), malah yang guyonan itu yang digoreng dan direkayasa bukan hal yang substansialnya," ujarnya.

"Biarlah masyarakat yang semakin cerdas bisa menilai apa yang sesugguhnya terjadi," ucapnya.

Diketahui, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto Minta maaf karena pidatonya soal tampang Boyolali menuai polemik. Bahkan, karena pidato itu, demo demo di Boyolali menolak permintaan menolak kedatangan Prabowo.

Pertanyaan maaf itu soal Prabowo dalam bentuk Vlog bersama Koordinator Jubir Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil mengunggah vlog itu di akun media sosial Twitter-nya, Selasa (6/11).

Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

"Cara saya kalau bicara falimilier, istilahnya mungkin bahasa sebagai teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan," jelas Prabowo. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini