Gerindra Bantah Copot Ketua DPC Luwu Utara Karena Fokus Suami yang Caleg Golkar

Selasa, 16 April 2019 18:35 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Gerindra Bantah Copot Ketua DPC Luwu Utara Karena Fokus Suami yang Caleg Golkar Perayaan HUT ke-10 Partai Gerindra. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - DPD Partai Gerindra Sulsel membantah pemberitaan yang dilansir sejumlah media menyebutkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dipecat dari jabatannya sebagai ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara. Yang terjadi adalah pergantian atau reposisi biasa.

"Bukan dipecat, tapi diganti. Bahwa diangkatlah Arsyad Kasmar sebagai ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara, secara otomatis karena diangkat Arsyad itu maka Ibu Indah itu diganti. Setelah diganti, Ibu Indah jadi ketua Badan Penasehat DPC Partai Gerindra Luwu Utara. Jadi tidak ada pemecatan. Yang ada adalah pergantian," kata Juru Bicara Partai Gerindra Sulsel, Syawaluddin Arief yang dikonfirmasi, Selasa, (16/4).

Soal pergantian Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara itu, kata Syawaluddin, adalah hak prerogatif DPP Partai Gerindra, DPD Partai Gerindra Sulsel hanya mendapatkan informasi atau tembusan dari DPP Partai Gerindra, pergantian posisi itu adalah hal biasa sesuai kebutuhan organisasi baik untuk penyegaran maupun maksimalisasi kinerja DPC Partai Gerindra Luwu Utara.

"Lalu apakah Indah itu bekerja tidak maksimal di Gerindra? Indah itu sangat maksimal tapi Partai Gerindra anggap, sebagai Bupati Luwu Utara itu lebih cocok bekerja maksimal untuk rakyat Luwu Utara supaya lebih fokus, konsentrasi tidak diganggu maka dilakukan pergantian. Jadi kami sangat tidak sepaham kalau ada yang katakan dipecat," ungkapnya lagi seraya mengulang, pergantian itu hak prerogatif DPP Partai Gerindra tanpa ada pertimbangan dari bawah.

Ditanya soal beredarnya berita pergantian atau yang disebut-sebut pemecatan itu disebabkan karena Indah Putri Indriani lebih fokus mengurus suaminya yang caleg Golkar, Syawaluddin Arief kembali membantah. Kata dia, pergantian itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan suami Indah. Partai Gerindra tidak mengenal suami atau siapa di balik Indah.

Sebelumnya dilansir di beberapa media, Kamis malam, (11/4), mantan Wakil Bupati Luwu Utara, Arsyad Kasmar mengaku terima SK Pengangkatan dirinya sebagai ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara gantikan Indah Putri Indriani. Selanjutnya, tersiar jika pergantian itu karena sang Bupati Luwu Utara ini dianggap lebih fokus urus suaminya yang caleg Partai Golkar.

Sementara Indah Putri Indriani yang juga dikonfirmasi malam ini juga membantah jika dirinya dipecat dari Partai yang telah dipimpinnya selama dua tahun itu.

"Bukan dipecat, tapi diganti atau reposisi saja dan reposisi itu merupakan hal biasa dalam organisasi," kata Indah seraya tertawa dari balik telepon saat dikonfirmasi.

Soal pertimbangan pergantian itu, Indah mempersilakan untuk ditanyakan ke DPP atau DPD Partai Gerindra Sulsel. DPP Partai Gerindra Sulsel itu pengambil keputusan, dirinya hanya penerima keputusan.

"Sampai hari ini memang SK-nya belum saya terima tapi apapun keputusan partai, pasti saya ikuti," tegas dia.

Ditanya soal pergantian posisi itu ada hubungannya dengan suaminya, dirinya dinilai lebih fokus urus suaminya yang caleg Partai Golkar dari pada kemajuan Partai Gerindra, Indah menjelaskan, dirinya itu bukan orang baru di organisasi, dalam politik, suaminya juga demikian yang pernah anggota DPR RI, jadi mereka sama-sama tahu aturan organisasi.

"Tidak ada sama sekali hubungannya dengan suami saya. Tepatnya itu tanya ke pengambil keputusan soal pertimbangan pergantian tersebut," tandas Indah Putri Indriani. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini