Ganjar: Persoalan Ahok vs DPRD bisa selesai dengan negosiasi politik

Rabu, 11 Maret 2015 15:22 Reporter : Putri Artika R
Ganjar: Persoalan Ahok vs DPRD bisa selesai dengan negosiasi politik Ganjar Pranowo berkunjung . ©2013merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan perseteruan yang terjadi antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan DPRD DKI bisa diselesaikan dalam negosiasi politik. Ganjar mengatakan aspirasi keduanya masing-masing ditampung dan kemudian diselesaikan dengan negosiasi politik.

"Sebenarnya itu negosiasi politik biasa saja. Hanya yang penting sebenarnya seluruh aspirasi bisa dikanalisasi, satu Musrenbang, dua aspirasi melalui temuan-temuan SKPD, kunjungan kerja, masukan langsung dari masyarakat dan aspirasi dewan. Jadi sebenarnya kalau itu bisa dikanalisasi, selesai," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3).

Meski demikian, Ganjar mengakui tak bisa dipungkiri jika dalam negosiasi politik itu terdapat pesanan. "Tapi memang tidak kita pungkiri sering kali dalam sebuah negosiasi politik memang memunculkan pesanan," ujarnya.

Ganjar mengatakan ada pesanan yang biasa dilakukan dalam negosiasi politik. Pertama, pesanan karena ada orang yang berorientasi bisnis dan pesanan kedua ada juga dari konstituen.

"Jadi sebenarnya itu tidak apa-apa, kalau bisa dibuka transparan kan bagus," ujar Ganjar. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini