Faskes Untuk Rakyat, Program Yellow Clinic yang Jadi Amanat Rapimnas Golkar

Selasa, 9 Maret 2021 14:45 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Faskes Untuk Rakyat, Program Yellow Clinic yang Jadi Amanat Rapimnas Golkar Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Rahasiakan Strategi Pemenangan Pemilu. ©2021 Merdeka.com

Wakil Bendara Umum Partai Golkar Dwi Hartanto mengatkan, partainya akan membangun klinik kesehatan di setiap kantor cabang partai berlogo pohon beringin itu. Program tersebut diberi nama Yellow Clinic.

Rencananya, setiap kantor DPD I dan DPD II Golkar di seluruh Indonesia akan memiliki Yellow Clinic.

Dwi menerangkan, konsep Yellow Clinic adalah untuk beberapa daerah Klinik Pratama dan berapa daerah fasilitas kesehatan dengan pelayanan pengobatan gratis dua kali dalam seminggu dan tes PCR serta swab antigen.

"Akan dibangun menempati kantor DPD 1 dan DPD 2 seluruh Indonesia. Untuk fasilitas poliklinik sudah dilakukan oleh Partai Golkar di DPP sejak 7 tahun terakhir ini di DPP Golkar Jalan Anggrek Neli Murni," ujar Dwi saat dihubungi merdeka.com, Selasa (9/3).

Saat ini progres pembangunan fasilitas poliklinik di Tangerang dan Bekasi telah berlangsung. Menurut Dwi, akan berlanjut di dua kota lain secara bertahap, yakni Semarang dan Cilacap.

Pelayanan tes PCR dan swab antigen sudah dimulai sejak awal tahun ini di kantor DPP Golkar. "Sebagai percontohan untuk PCT dan swab antigen masih untuk kalangan sendiri," tuturnya.

Namun, ke depan, kata Dwi, fasilitas itu akan dikembangkan sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat umum. Saat ini, ucap Dwi, tengah disiapkan persyaratan dan detail petunjuk teknis Yellow Clinic untuk disebarkan ke seluruh DPD 1 dan DPD 2 Partai Golkar.

"Pengobatan gratis untuk masyarakat. Tetapi swab antigen dan PCR dipungut biaya dan kita sedang mencarikan donatur bagi yang ingin gratis," tutur Dwi.

2 dari 2 halaman

Darimana Biayanya?

Dwi berharap dengan adanya Yellow Clinic dapat membantu masyarakat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19, sekaligus membantu pemerintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

"Untuk membantu pemerintah dan masyarakat kita gerakan fasilitas dan kader partai yang ada untuk menanggulangi kesehatan. Dan bisa menjadi gerakan yang terus menerus. Selama tidak ada kegiatan politik kita lakukan pelayanan sosial dan kesehatan," ucap Dwi.

Untuk biaya operasional Yellow Clinic, Dwi menegaskan, berasal dari urunan partai dan pihak ketiga yang selama ini membantu Partai Golkar.

“Urunan kader Golkar dan ada beberapa donatur swasta yang selalu mendukung gerakan Partai Golkar,” terang dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (AHA) saat menutup gelaran Rapimnas Partai Golkar 2021 mengumumkan sejumlah keputusan. Salah satunya tentang akan diwujudkannya klinik kesehatan di kantor-kantor Partai Golkar yang disebut dengan Yellow Clinic.

"Dapat kami sampaikan bahwa Rapimnas telah berhasil memutuskan beberapa hal yang terkait aturan organisasi dan program-program unggulan andalan. Di antaranya terkait dengan Yellow Clinic atau klinik kesehatan yang setelah ini akan berada di seluruh kantor-kantor Partai Golkar, baik tingkat provinsi, kabupaten dan kota," ujar AHA, di Kantor DPP Partai Golkar, Sabtu (6/3).

AHA mengatakan, pembangunan Yellow Clinic juga untuk mengawal program pemerintah dalam rangka memerangi pandemi Covid-19. Nantinya, klinik itu diharapkan bisa menjadi sarana bagi Partai Golkar untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Baik untuk kegiatan pelayanan kesehatan hingga rapid antigen dan swab PCR.

"Kita juga akan mendorong beberapa dari klinik tersebut untuk ditingkatkan menjadi klinik-klinik pratama," kata AHA.

[rnd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini