Fahri Usul Jokowi Yakinkan Prabowo, Bertemu untuk Cari Solusi Masalah Bangsa

Jumat, 31 Mei 2019 17:33 Reporter : Sania Mashabi
Fahri Usul Jokowi Yakinkan Prabowo, Bertemu untuk Cari Solusi Masalah Bangsa Jokowi dan prabowo di istana. ©2016 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menitipkan pesan pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya, Jokowi perlu memastikan pada Prabowo bahwa tujuan pertemuan untuk menyelesaikan masalah polarisasi dan perpecahan yang terjadi di masyarakat.

Menurut Fahri, jika sekedar bertemu hanya untuk menenangkan masyarakat. Namun belum menyelesaikan akar persoalannya.

"Nah mungkin Pak Prabowo inginnya ketemu tapi menyelesaikan masalah. Pak Jokowi harus bilang bahwa 'saya ketemu untuk menyelesaikan masalah bukan untuk menghibur'," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/5).

Fahri menilai Indonesia memerlukan penyelesaian masalah yang muncul akibat terbelahnya dukungan politik masyarakat saat Pemilu. Karena itu, pertemuan Jokowi dan Prabowo tidak bisa hanya sekadar pencitraan.

"Rakyat itu kalau sudah memakai perasaannya dan tidak pakai akalnya, rusak semua iya kan? makanya ini pemimpin jangan menganggap remeh soal mengelola bangsa besar seperti ini," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengisyaratkan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, tidak lama lagi. Pertemuan direncanakan digelar usai Lebaran.

"Ya mudah-mudahan setelah Lebaran, melihat waktunya seperti ini. Saya rasa setelah lebaran," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (31/5).

Rencana pertemuan dua calon presiden itu akan terus didorong. Sebab sudah ada pembicaraan yang intens antara perantara Jokowi dan Prabowo.

"Saya kira sepertinya sih indikasi-indikasinya enggak terlalu lama. Kita sudah ada mengirim second track sudah kita lakukan. Lakukan pendalaman, nanti pertemuan itu sudah semakin mulus," jelasnya.

Dia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan komunikasi yang baik. Tujuannya agar polarisasi atau perpecahan yang saat ini terjadi di masyarakat, bisa disatukan kembali. Sehingga ke depannya publik tidak membedakan pemimpinnya.

"Kita nanti presiden yang akan datang, presiden bukan 01 bukan 02 dan seterusnya. Tapi Presiden Republik Indonesia. Sebagai tujuan akhir yang kita inginkan, maka pertemuan pak Jokowi dan Pak Prabowo harus betul-betul segera bisa diwujudkan dalam waktu secepatnya," tegasnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini