Fahri Hamzah Kritik KPU Beri Pertanyaan Debat Pilpres: Inikan Bukan Cerdas Cermat!

Senin, 7 Januari 2019 11:59 Reporter : Sania Mashabi
Fahri Hamzah Kritik KPU Beri Pertanyaan Debat Pilpres: Inikan Bukan Cerdas Cermat! Fahri Hamzah dipanggil Polda Metro Jaya. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pasangan capres dan cawapres akan diberikan daftar pertanyaan sebelum pelaksanaan debat pertama Pilpres 2019. Kedua pasangan capres dan cawapres menerima daftar pertanyaan seminggu sebelum debat.

Langkah KPU itu disayangkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Menurut Fahri, jika pasangan capres dan cawapres diberikan daftar pertanyaan, debat capres cawapres akan tampak seperti lomba cerdas cermat.

"Jadi itu pertama, saya sangat menyesalkan apa yang dilakukan oleh KPU," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1).

"Ini kan bukan cerdas cermat. ini kan harus ada riset akademik di bawah dokumen-dokumen yang akan kemudian jadi bahan perbincangan yang dibawa ke hadapan kandidat," sambungnya.

Fahri menuturkan, seharusnya capres cawapres sudah paham di luar kepala tentang permasalahan di Indonesia. Dengan memberikan daftar pertanyaan, KPU membuat kandidat hanya menghapal apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah negeri ini.

"Itu yang harus dijelaskan di luar kepala. Kalau itu enggak ada terus dia siapa? Ini kan bukan orang mau lulus ujian perguruan tinggi atau mau bekerja di perusahaan. Tapi kan orang yang akan memimpin sebuah negara besar," ungkapnya.

Dia menilai, saat ini KPU seperti gagal paham dengan memberikan daftar pertanyaan debat kepada paslon. Fahri juga mencurigai adanya upaya KPU untuk menyederhanakan proses debat.

"Jadi menurut saya KPU agak misleading dan layak orang curigai dia seperti diformat untuk menyederhanakan pertarungan atau kompetisi ini," ucapnya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini