Fadli Zon Soal Ziarah Dilarang: Sebaiknya Mal Ditutup Saja, Mengganggu Rasa Keadilan

Sabtu, 15 Mei 2021 15:56 Reporter : Ahda Bayhaqi
Fadli Zon Soal Ziarah Dilarang: Sebaiknya Mal Ditutup Saja, Mengganggu Rasa Keadilan Fadli Zon datangi RS Polri. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik kebijakan penutupan Tempat Pemakaman Umum (TPU) saat pekan hari raya lebaran. Sementara pusat perbelanjaan alias mal masih dibuka.

Dia meminta Anies juga menutup mal jika zirah di TPU tidak diperbolehkan. Dia bilang, hal ini mengganggu rasa keadilan.

"Pak @aniesbaswedan , sebaiknya mal ditutup saja kalau ziarah di TPU pun tak dibuka. Ini mengganggu rasa keadilan," cuitnya melalui akun Twitter @fadlizon, dikutip pada Sabtu (15/5).

Fadli membandingkan mal dan tempat pemakaman umum. Dia mempertanyakan mana yang lebih berbahaya mal di ruang tertutup dengan makam di ruang terbuka.

"Mal di ruang tertutup ber AC, TPU di ruang terbuka. Lebih bahaya mana?" sambung anggota DPR ini.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup TPU untuk ziarah selama 12-16 Mei 2021. Pada tanggal 17 Mei, warga sudah diperbolehkan untuk ziarah.

Meski begitu, warga Jakarta banyak yang memaksa untuk berziarah. Bahkan sempat terjadi kericuhan di TPU Tegal Alur.

Imbasnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambah petugas untuk memperketat penjagaan di sejumlah TPU.

"Petugas kita akan diperbanyak," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (14/5).

Pengetatan dan penambahan petugas dilakukan di 14 TPU besar di Jakarta yaitu, TPU Menteng Pulo, TPU Penggilingan, TPU Tegal Alur, TPU Pondok Ranggon dan TPU Karet Bivak.

Kemudian, TPU Tanah Kusir, TPU Srengseng Sawah. Selain itu, TPU Semper, TPU Karet Pasar Baru Barat, TPU Joglo, TPU Kampung Kandang, TPU Pondok Kelapa, TPU Utan Kayu, dan TPU Kawi-kawi.

"Ada 82 TPU yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, 14 TPU kita pertebal pengamanannya karena berkategori TPU besar dan biasa ramai peziarah setiap Hari Raya Idulfitri dari tahun ke tahun. Pengamanan dipertebal oleh pihak kepolisian dan Satpol PP. Kami harap kondisi TPU tanpa peziarah bisa terus terjaga sampai 16 Mei 2021," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ivan Murcahyo dalam keterangannya, Sabtu (15/5). [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini