Fadli Zon Sebut Perlu Dibentuk Pansus Tindaklanjuti Rencana Pemindahan Ibu Kota

Rabu, 28 Agustus 2019 14:32 Reporter : Sania Mashabi
Fadli Zon Sebut Perlu Dibentuk Pansus Tindaklanjuti Rencana Pemindahan Ibu Kota Fadli Zon. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti surat pengkajian pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Salah satu tahapannya dengan membuat panitia khusus (Pansus).

"Ya tentu nanti di bamus ya. Kemudian kalau memang diperlukan untuk pansus, saya kira ini kan lintas ya. Mestinya lintas komisi tidak hanya satu komisi Panja ya, saya kira ini lintas diperlukan itu (Pansus) untuk membahas dan juga langkah-langkah berikutnya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8).

Dia pribadi mengaku belum mengetahui pasti peta kerja atau roadmap terkait pemindahan ibu kota. Oleh sebab itu, menurutnya, rencana itu sangat perlu kajian menyeluruh.

"Jadi kita berharap artinya ini suatu hal yang bisa kita diskusikan. Saya sendiri pada prinsipnya tidak ada masalah pemindahan Ibu kota, tapi tentu prasyarat-prasyarat tuh jelas. Waktu dan timingnya itu jelas," ungkapnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menambahkan, sebenarnya saat ini bukan waktu yang tepat untuk memindahkan ibu kota. Sebab ada banyak permasalahan di masyarakat yang lebih penting untuk ditangani.

"Ini menurut saya juga menjadi pertanyaan besar, apalagi persoalan-persoalan yang menyangkut kebutuhan pokok, persoalan pangan, persoalan energi, persoalan BPJS, persoalan yang lain-lain itu masih menjadi persoalan kita. Kok kita mau nambah buat persoalan gitu," ucapnya.

Seperti diberitakan kemarin, Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan surat kajian pemindahan ibu kota ke DPR. Surat itu juga sudah dibacakan dalam rapat paripurna, Selasa (27/8) kemarin.

Jokowi telah menentukan lokasi ibu kota baru yakni di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

"Pemerintah telah melakukan kajian mendalam dan kita intensifkan dalam 3 tahun. Dan lokasi ibu kota baru yang paling baru adalah di sebagian kabupaten, Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," jelas Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/8). [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini