Fadli Zon sebut Donald Trump langgar HAM dan konyol

Kamis, 10 Desember 2015 15:28 Reporter : Dieqy Hasbi Widhana
Fadli Zon sebut Donald Trump langgar HAM dan konyol Setya Novanto dan Fadli Zon hadiri kampanye Capres Amerika. ©2015 AFP PHOTO

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai calon Presiden Amerika Donald Trump pernyataan larang muslim masuk Amerika Serikat (AS) melanggar HAM dan mendiskriminasi penganut agama Islam. Pernyataan Trump konyol dan sulit diterima banyak masyarakat.

"Menurut saya pernyataan Donald Trump itu pernyataan yang konyol, itu melanggar HAM. Pernyataan itu tidak bisa diterima. Warga muslim di AS banyak dan banyak kontribusinya," ujar Fadli saat dihubungi, Kamis (10/12).

Menurut Politikus Partai Gerindra ini, Amerika mengedepankan kebebasan mengakses hak asasi manusia. Selain itu Amerika merupakan negara yang plural.

"Amerika itu negara imigran, warga aslinya orang Indian. Kebijakan soal imigran, agama, AS selalu mengedepankan hak asasi, keberagaman," tuturnya.

Maka dari itu, Fadli beranggapan bahwa Trump telah menggunakan strategi berkampanye yang konyol. Sehingga pantas jika partainya justru akan ditenggelamkan opini publik.

"Pernyataan Trump itu konyol walaupun, menurut saya bukan dia tidak sengaja dengan pernyataan itu. Dia dituduh liberal sehingga harus keluarkan pernyataan sangat konservatif untuk bisa diterima oleh partai republik," pungkasnya. [ang]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini