Fadli Zon Khawatir Fatwa Golput Haram Timbulkan Kontroversi Baru

Selasa, 26 Maret 2019 16:42 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Fadli Zon Khawatir Fatwa Golput Haram Timbulkan Kontroversi Baru Fadli Zon. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon khawatir fatwa golput haram menuai polemik. Menurutnya, masyarakat cukup diajak supaya menggunakan hak pilih di Pemilu serentak 2019.

"Saya kira kalau golput itu harus diimbau tapi kalau dibilang haram itu nanti akan bikin kontroversi baru. Jangan kemudian membuat fatwa yang nanti orang tidak akan mengikuti. Saya yakin kita harus mengimbau lah, mengajak," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3).

Fadli menambahkan, penyelenggara atau peserta pemilu mesti memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan hak pilihnya. Dia pun bercerita tentang masyarakat Australia yang wajib menggunakan hak pilih.

"Kalau di Australia itu konstitusinya atau undang-undangnya atau aturannya mewajibkan untuk setiap warga negara untuk datang ke TPS. Kalau dia tidak datang dia akan kena denda. Tapi kalau di dalam undang-undang kita kan tidak," tuturnya.

Meski begitu, Fadli ingin masyarakat Indonesia diajak menggunakan hak pilih tanpa paksaan dan intimidasi. Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi tersebut harap seluruh warga negara Indonesia ikut mencoblos pada 17 April nanti.

"Kita mengimbaulah, kita juga mengimbau semua masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka datang ke TPS dengan kesadaran mereka tanpa intimidasi tanpa paksaan dan saya kira itulah yang kita harapkan di negara demokrasi ini," tandas Fadli Zon.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali mengingatkan bahwa masyarakat harus memilih pada Pilpres 2019 nanti. Sebab, jika tidak memilih atau golput, maka hukumnya haram. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini