Eros Djarot: Bung Taslam aktif jalankan tugas-tugas dari Mbak Mega

Minggu, 15 Maret 2015 11:05 Reporter : Marselinus Gual
Haryanto Taslam. ©istimewa

Merdeka.com - Kepergian almarhum Haryanto Taslam tak saja dirasakan oleh keluarga, tapi juga rekannya sesama aktivis. Bagi mereka, Taslam adalah seorang pejuang reformasi yang tak pernah bangga dengan apa yang telah dicapainya. Namun, dia merupakan sosok mau berbuat sesuatu untuk bangsa.

"Dia sangat aktif menjalankan tugas-tugas yang dibebankan dari Mbak Mega. Makanya sesama aktivis, kami sangat kehilangan. Dia pejuang yang lahir dari masa reformasi," ujar Eros Djarot mengenang sosok Haryanto Taslam di rumah duka, Jl. Bulu Rindu blok N No 1. Duren Sawit, Jaktim, Minggu (15/3).

Menurut Eros, karena jasa-jasa Taslam semasa hidup, sepatutnya almarhum dikenang sebagai tokoh nasional, bukan saja sebagai tokoh Partai Gerindra.

"Dia bukan tokoh Gerindra saja tapi tokoh nasional oleh apa yang dilakukannya," lanjut Djarot.

Gaya dan sikap hidup Taslam menurut Djarot patut juga diteladani oleh semua orang. Taslam merupakan sosok yang tak menepuk dada atas segala prestasi yang pernah diukirnya.

"Saya ingin bangsa ini tahu, banyak tokoh seperti dia tapi gemar tepuk dada. Tapi beliau tak pernah minta bagian dari apa yang telah dilakukannya," kata Eros.

Haryanto Taslam tutup usia, Sabtu (14/3). Dia meninggal di RS Medistra sekitar Pukul 20.55 WIB setelah sempat koma dan dirawat intensif.

Haryanto Taslam merupakan loyalis PDI pro Megawati (PDIP) di tahun 1998. Ketika itu, PDI pro Megawati (sekarang PDIP) dianggap musuh oleh pemerintah Orde Baru. Dia menjadi anggota DPR periode 1999-2004 dari PDIP. Pada 2009, dia bergabung dengan Partai Gerindra.

[ren]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini