Eggi Sudjana Jadi Tersangka Makar, Sandiaga Minta Hukum Harus Adil

Kamis, 9 Mei 2019 16:25 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Eggi Sudjana Jadi Tersangka Makar, Sandiaga Minta Hukum Harus Adil eggi sudjana di bareskrim polri. ©2017 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi penetapan tersangka Eggi Sudjana atas dugaan kasus makar oleh polisi. Sandiaga menegaskan bahwa hukum mesti digunakan seadil-adilnya.

"Ya satu lagi para pendukung kita pendukung Prabowo-Sandi yang terkriminalisasi saya akan menyatakan sekali lagi bahwa hukum itu harus ditegakkan seadil-adilnya, jangan hanya tajam ke pengkritik dan oposisi, tapi tumpul kepada penguasa dan penjilat," kata Sandi di Universitas Bakrie, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/5).

Sandiaga tetap percaya hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya supaya negara bisa adil dan makmur. Namun, menurutnya, masyarakat sudah bisa menilai penegakan hukum yang tebang pilih.

"Walaupun kita percaya proses hukum berjalan, tapi masyarakat akan bisa menilai dengan sendirinya bahwa jika mendukung Prabowo-Sandi pasti akan terancam tindakan tindakan hukum," ucapnya.

Sandi menyerahkan kepada proses hukum yang berjalan terkait penetapan tersangka Eggi. Tetapi, bisa dilihat hal-hal politisasi dan kriminalisasi yang dihadapi para pendukung Prabowo-Sandi. Dia tak ingin hukum jadi memihak.

"Ini yang menurut saya perlu kita cermati dan jangan karena mendukung Prabowo-Sandi semua masalah langsung diangkat dari sisi terpolitisasi, terkriminalisasi seperti itu jadi mari kita sama sama tegakkan hukum seadil-adilnya

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai tak masalah jika Eggi dan Kivlan Zen melakukan unjuk rasa kepada penyelenggara pemilu. Dia mengatakan, bahwa hal tersebut dijamin oleh undang-undang tentang kebebasan berpendapat.

"Kan sudah kita ketahui untuk mengungkapkan suatu kebenaran, suatu pendapat dilindungi oleh undang-undang, jadi selama ini bisa seusai dengan koridor hukum, tentunya kita berikan ruang tersebut," tuturnya.

Bagi Sandi, perbedaan pendapat sangat manusiawi dan justru sangat indah dengan harapan bisa lebih menghargai pendapat orang lain dalam berbangsa dan bernegara.

"Nah kuncinya dalam koridor hukum, kalau pak Eggi itu kan ahli hukum dia tau mana yang melanggar mana yang tidak melanggar hukum," tandas Sandiaga Uno.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan Politikus PAN Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus pernyataan 'people power'. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Eggi Sudjana dilaporkan oleh politikus PDIP S Dewi Ambarawati alias Dewi Tanjung atas pidatonya yang menyerukan people power. Eggi pun dilaporkan ke polisi atas dugaan pemufakatan jahat atau makar dan dugaan melanggar UU ITE Pasal 107 KUHP junto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat 2 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini