Dukungan PBB Dapat Memperkuat Teritorial Jokowi-Ma'ruf

Selasa, 29 Januari 2019 15:56 Reporter : Ahda Bayhaqi
Dukungan PBB Dapat Memperkuat Teritorial Jokowi-Ma'ruf Peluncuran Official Store Atribut PDIP. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) menambah kekuatan teritorial kubu 01. Karena PBB memiliki basis yang kuat di sejumlah daerah, seperti Aceh, Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, dan Bangka Belitung.

"Ini kan memperkuat teritorial di sana," kata Hasto di Jalan HOS Tjokroaminoto, Selasa (29/1).

Hasto menyebut pembagian kekuatan seperti itulah yang dilakukan oleh Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf. Mau partai besar atau kecil tidak saling membedakan peran.

"Bintang dan bulan memberikan arah kira-kira seperti itu enak perannya kami. Itu enak tim kampanye semua kita tidak membedakan besar kecil, semua kita beri ruang sesuai dengan basis utama PBB beri energi positif kepada kami," jelas Hasto.

Dukungan PBB itu juga membuat gejolak di antara caleg partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra itu. Pimpinan FPI Rizieq Syihab meminta anggotanya segera keluar.

Hasto pun menanggapi santai seruan tersebut. Dia yakin, Yusril sudah memiliki hitungan politik dengan memberikan pernyataan dukungan.

"Pak Yusril sudah menghitung kalkulasi politik dukungan kepada pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin," kata Sekjen PDIP itu.

Diketahui, PBB telah melabuhkan dukungannya pada Jokowi-Ma'ruf. Keputusan itu diambil dalam rapat pleno 19 Januari lalu dan dikukuhkan lagi dalam Rakornas PBB di Hotel Mercure, Ancol Jakarta Utara, Minggu (27/1).

"Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma'ruf Amin, bukanlah keputusan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019," kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Minggu (27/1).

Meskipun telah memutuskan memberikan dukungan resmi kepada Jokowi-Ma'ruf, PBB kata Pakar Hukum Tata Negara ini, tetap menghargai dan menghormati apabila ada fungsionaris dan anggota partai yang berbeda pilihan dan dukungan dengan keputusan DPP PBB. Dia menegaskan aksi dukungan itu tidak boleh melibatkan partai.

"DPP PBB juga mengajak segenap fungsionaris, anggota dan simpatisannya untuk saling hormat-menghormati kalau ada perbedaan pendapat di dalam partai," ucapnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini