Dukung Tim Independen Tragedi Stadion Kanjuruhan, PSI Minta Ketua Umum PSSI Mundur

Selasa, 4 Oktober 2022 13:07 Reporter : Fikri Faqih
Dukung Tim Independen Tragedi Stadion Kanjuruhan, PSI Minta Ketua Umum PSSI Mundur Giring Ganesha daftarkan PSI ke KPU. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung langkah pemerintah untuk membentuk tim independen pencari fakta terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Ini langkah yang sangat tepat. Kami sangat berharap tim independen menemukan, sampai tuntas, faktor-faktor yang menyebabkan Tragedi Kanjuruhan. Termasuk mengidentifikasi siapa saja yang harus bertanggung jawab atas tragedi yang sangat memilukan ini,” kata Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, dalam keterangannya, Selasa (4/10).

Temuan tim independen sekaligus juga bisa menjadi panduan dalam membenahi kompetisi sepakbola di Indonesia.

“Tragedi Kanjuruhan wajib menjadi momentum perbaikan manajemen persepakbolaan di Tanah Air secara mendasar dan menyeluruh. Tidak boleh ada lagi nyawa yang melayang karena sepak bola,” jelasnya.

2 dari 2 halaman

Bersamaan dengan pembentukan tim independen, PSI mendesak Ketua Umum PSSI mundur, sementara Kapolda Jatim dan Kapolres Malang dinonaktifkan.

“Kapolri selayaknya menonaktifkan Kapolda Jatim dan Kapolres Malang. Ini sebagai wujud pertanggungjawaban pimpinan Polri atas tragedi tersebut dan membuka jalan untuk tim independen agar bisa lebih leluasa," ujar Giring.

Selain itu, Giring meminta Ketua Umum PSSI mengundurkan diri sebagai wujud tanggung jawab.

“Tragedi Kanjuruhan wajib menjadi momentum perbaikan manajemen persepakbolaan di Tanah Air secara mendasar dan menyeluruh. Tidak boleh ada lagi nyawa yang melayang karena sepak bola. Kita mulai perbaikan itu dengan meminta para pihak yang tidak kompeten untuk mundur,” tutupnya.

Senin ini, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta atau TGIPF guna mengusut Tragedi Kanjuruhan.

Tim tersebut nantinya akan dipimpin langsung Mahfud dan beranggotakan berbagai Kementerian dan lembaga. Hasil penyelidikan tim tersebut diharapkan rampung dalam dua pekan ke depan. [fik]

Baca juga:
Tragedi Kanjuruhan Renggut 125 Jiwa, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta Minta Maaf
Temuan Kompolnas: Kapolres Malang Tak Perintahkan Tembak Gas Air Mata
Pensiunan Jenderal Polisi Soroti Penggunaan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan
Daftar 10 Anggota Polisi yang Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan
Jokowi Beri Langsung Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Kanjuruhan
Instruksi Jokowi ke TGIPF Kanjuruhan: Hasil Investigasi Diungkap Kurang dari Sebulan
Unggah Cuitan Tak Pantas Terkait Tragedi Kanjuruhan, Anggota Polsek Srandakan Ditahan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini