DPRD Desak Percepatan Pemilihan Wakil Bupati Kaur

Rabu, 28 Mei 2008 06:45 Reporter :
DPRD Desak Percepatan Pemilihan Wakil Bupati Kaur imageinfo
Kapanlagi.com - Anggota DPRD Kabupaten Kaur, Bengkulu, mendesak agar posisi jabatan Wakil Bupati (Wabup) Kaur secepatnya diisi dan dilakukan pemilihan, karena sudah ada aturan baku dari pemerintah pusat.

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD Kaur, Hj Fatmawati Yusdi SE, ketika dihubungi, Selasa (27/5), mengatakan, selama ini usulan pengisian posisi Wabup Kaur dilakukan setengah-setengah, namun sekarang sudah ada aturan bakunya dari pemerintah pusat, yakni mengacu kepada revisi UU 32 tahun 2004 tentang pemerintahan.

Berdasarkan aturan itu, DPRD mendesak agar posisi jabatan wabup segera diisi, dan mekanismenya sekarang tengah diproses oleh partai pengusung Pilkada bupati sekarang ini.

Dalam Pilkada bupati tahun 2005 ada lima parpol pengusung, yakni PDIP, PKPB, PPD, Pelopor dan PKPI yang dimenangkan oleh pasangan Ir Syaukani Saleh-Warman Suardi.

Setelah beberapa bulan pemerintahan bupati terpilih itu berjalan, Syaukani Saleh meninggal dunia dan Wabup Drs Warman Suardi naik menjadi bupati.

Pemerintahan Drs Warman Suardi sudah berjalan sekitar tiga tahun, dan sejak itu posisi wakil bupati kosong, belum lama ini ada upaya pihak DPRD untuk mengusulkan pengisian Wabup, tapi selalu mentok oleh aturan.

Menurut Fatmawati, setelah ada aturan baku untuk pengisian wabup, pihak DPRD akan mengusulkan lima calon kepada bupati Warman Suardi, karena akan mewakili lima parpol pengusung tersebut.

Sumitro SH, salah seorang staf khusus Bupati Kaur sebelumnya mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengisian posisi Wabup Kaur itu.

Dengan keluarnya revisi UU 32 tahun 2004 itu, maka peluang untuk mengisi posisi wabup itu terbuka luas, tinggal bagaimana pihak dewan menyeleksi para calon melalui sidang paripurna.

Sebelum proses pemilihan wakil bupati itu digelar, anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke Mendagri dan Menhankam, guna konsolidasi seputar rencana pengisian wabup Kaur tersebut.

Setelah ada kata sepakat dari berbagai pihak, pelaksanaan pemilihan wakil bupati itu diharapkan berjalan mulus, karena tidak akan ada sandungan kritik dari pihak lain yang selama ini kurang berkenan dengan keberadaan wabup itu, ujarnya.

Sejumlah masyarakat dan LSM di Kaur sangat mendukung rencana pengisian posisi wabup itu, karena roda pemerintahan akan berjalan seimbang apabila bupati punya pendamping. (kpl/rif)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini