DPR: Tak Ada yang Tahu Kapan Covid-19 Berakhir, Mustahil Tunda Pilkada

Rabu, 16 September 2020 15:15 Reporter : Ahda Bayhaqi
DPR: Tak Ada yang Tahu Kapan Covid-19 Berakhir, Mustahil Tunda Pilkada KPU gelar simulasi pemungutan suara. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai, sudah tidak mungkin Pilkada serentak 2020 ditunda kembali. Menurutnya, Pilkada harus tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Meski dia memahami kekhawatiran sejumlah pihak bahwa Pilkada menjadi klaster penyebaran Covid-19.

"Saya memahami dan mengerti kekhawatiran publik bahwa Pilkada 2020 mendatang berpotensi menjadi klaster baru persebaran Covid-19 di Indonesia. Namun, proses demokrasi juga harus tetap berjalan guna memastikan jalannya roda pemerintahan," kata Zulfikar kepada wartawan, Rabu (16/9).

Zulfikar mengatakan tidak ada yang tahu kapan Covid-19 akan berakhir. Karena itu, mustahil menunda Pilkada sampai Indonesia bisa dinyatakan bebas Covid-19. Dia menilai, penyelenggaraan Pilkada akan menjamin kesetaraan kesempatan kepada warga dalam pemerintahan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

"Tidak ada satupun yang tahu kapan Covid-19 akan berakhir, maka mustahil menunda Pilkada sampai Indonesia benar-benar dinyatakan bebas Covid-19," kata politikus Golkar ini.

Zulfikar juga menilai Pilkada mendesak untuk dilaksanakan. Karena berdasarkan UU Pemerintahan Daerah tidak menerangkan pergantian jabatan kepala daerah setelah masa jabatan habis. Pada UU Pilkada juga diterangkan bahwa pemilihan kepala daerah harus berlangsung lima tahun sekali.

"Oleh karena itu, yang perlu dilakukan saat ini adalah sikap adaptif. Yakni menyesuaikan segala tahapan Pilkada dengan protokol kesehatan," kata dia.

Baca Selanjutnya: Zulfikar menganggap lebih baik tetap...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini