DPR Minta Konser Musik saat Pilkada Dilarang: Berpotensi Langgar Protokol Kesehatan

Rabu, 16 September 2020 20:41 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
DPR Minta Konser Musik saat Pilkada Dilarang: Berpotensi Langgar Protokol Kesehatan saan mustopa buka puasa bersama anak TK SD dan yatim. ©2017 Merdeka.com/andrian salam

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustofa meminta KPU membuat aturan yang melarang gelaran konser musik saat kampanye Pilkada 2020. Aturan yang memberikan lampu hijau terhadap konser musik itu diatur dalam pasal 63 ayat (1) Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pilkada di Tengah Bencana Nonalam Virus Corona. PKPU itu ditandatangani oleh Ketua KPU Arief Budiman pada 31 Agustus 2020.

"Dilarang saja. KPU, Bawaslu buat larangan," kata Saan saat dihubungi merdeka.com, Rabu (16/9).

Saan menilai konser musik harus dihindari karena bisa melanggar protokol kesehatan Covid-19 dengan pengumpulan massa.

"Sebaiknya dihindari meskipun Undang Undang membolehkan, apa lagi di PKPU sudah diatur maksimal kampanye terbuka maksimal 100 orang. Konser bisa mengundang masa banyak dan potensial melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19," tegas dia.

Baca Selanjutnya: Komisi Pemilihan Umum tetap mengizinkan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini