DPR belum terima surat pengganti Taufik Kurniawan

Selasa, 6 November 2018 16:05 Reporter : Jayanti
DPR belum terima surat pengganti Taufik Kurniawan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ditahan KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga kini belum menerima pengganti Taufik Kurniawan sebagai wakil ketua DPR. Taufik resmi ditahan KPK karena diduga terima duit patgulipat anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menuturkan, pihaknya juga belum menerima surat dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk nama yang akan menggantikan posisi Taufik.

"Sampai saat ini tidak ada," ujar Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (6/11).

Sampai saat ini diketahui, Taufik belum mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR, menurut Agus kepentingan Pergantian Antar Waktu (PAW) harus sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3), dimana pimpinan DPR dapat diganti jika memenuhi tiga syarat.

Salah satunya, yang bersangkutan terkena kasus hukum, namun terkena kasus hukum ini bisa diproses apabila sudah inkracht.

Sementara, kasus dugaan korupsi yang menjerat Taufik belum memiliki kekuatan hukum tetap dan belum ada surat pengunduran diri.

"Kalau masih dalam taraf sekarang ini belum bisa diproses. Kalau tiga persyaratan ini tidak terpenuhi tentunya tidak ada proses daripada hal-hal yang berkaitan dengan kepemimpinan DPR," ungkapnya.

Dia menyampaikan hal itupun tidak dapat ditindak oleh partai untuk mendorong segera menggantikan Taufik. Karena semua proses ini harus mengikuti aturan hukum.

"Kita harus bekerja sesuai dengan aturan huukum yang ada. Kalau peraturan perundang-undangannya enggak bisa tentunya tidak ada itu yang namanya dorong mendorong," tegasnya.

Berhubung Taufik yang saat ini tidak dapat melanjutkan tugasnya sebagai Wakil Ketua DPR, Agus menegaskan, ketidakhadiran Taufik tidak pengaruhi kinerja DPR.

"Kalau saya ditanya masalah kinerja itu tidak terganggu sama sekali, jadi gini pimpinan itukan kolektif kolegial sehingga kalau satu tidak bisa hadir atau satu tidak aktif itu tentunya masih bisa ditopang dengan yang lain. Jadi ketidakhadiran pak Taufik sampai saat ini tidak mengganggu dari jalannnya DPR," kata Agus. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini